Kasus kebakaran Gedung Bapenda DKI dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

5 hours ago 7

Jakarta (ANTARA) - Polsek Metro Gambir melimpahkan penanganan kasus kebakaran Gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta kepada Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya untuk penyelidikan lebih lanjut.

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri mengatakan pelimpahan penanganan kasus tersebut dilakukan pada Senin (10/8).

"Jadi, saat ini prosesnya dilakukan oleh Polda Metro Jaya, sudah dilimpahkan dari Polsek Metro Gambir kepada Ditreskrimum Polda Metro," kata Erlyn saat dihubungi di Jakarta, Selasa.

Ia mengungkapkan, olah tempat kejadian perkara (TKP) tengah dilakukan oleh petugas gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polda Metro Jaya, dan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri.

Adapun proses olah TKP kebakaran masih berlangsung di dalam gedung pada Selasa siang.

Menurut Erlyn, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengungkap penyebab kebakaran yang menghanguskan bagian Gedung Bapenda DKI Jakarta dari lantai 11 hingga lantai 16.

Baca juga: Kebakaran gedung Bapenda DKI, Polda turun tangan kerahkan DVI & Keslap

"Masih, di dalam sampai siang ini masih proses. Dari Polsek Metro Gambir dan Labfor masih di dalam penyelidikan," ujarnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Metro Gambir AKP Arfan Rawung membenarkan penanganan kasus tersebut telah dilimpahkan kepada Polda Metro Jaya.

"Iya sudah dilimpahkan ke Polda Metro kemarin, saat ini ditangani oleh Polda Metro Jaya," kata Arfan.

Ia mengatakan hasil pemeriksaan dan temuan terbaru dari olah TKP bersama Puslabfor akan disampaikan oleh Polda Metro Jaya.

"Nanti hasilnya (olah TKP) dan semua informasi akan langsung disampaikan Polda Metro Jaya," ujarnya.

Diketahui, kebakaran terjadi pada Jumat (7/8) malam dan menghanguskan area lantai 11 hingga lantai 16 Gedung Bapenda DKI Jakarta.

Petugas kepolisian bersama Puslabfor Polri mengambil sejumlah sampel abu dan arang dari tiga titik di Gedung Bapenda DKI Jakarta yang terdampak kebakaran.

Pemeriksaan difokuskan pada lantai 11 yang merupakan ruang arsip, serta lantai 12 dan lantai 16. Sampel tersebut selanjutnya diperiksa untuk membantu menentukan sumber dan penyebab awal munculnya api.

Polisi sebelumnya juga belum memastikan adanya keterkaitan antara pekerjaan renovasi di lantai 11 hingga lantai 14 dengan peristiwa kebakaran tersebut.

Baca juga: 1.000 ASN terdampak kebakaran Gedung Bapenda DKI terapkan WFH

Baca juga: Layanan pajak tetap normal usai kebakaran Gedung Bapenda DKI

Baca juga: DKI pastikan data pajak dan aset daerah aman dari kebakaran Bapenda

Pewarta: Adimas Raditya Fahky P
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |