UP dan BNN Perkuat Langkah Preventif Bahaya Narkoba Bagi Mahasiswa Baru

23 hours ago 19

loading...

Foto bersama Rektor UP Prof. Adnan Hamid dan Kepala BNN, Komjen Pol Suyudi Ario Seto usai Penandatanganan MoU pencegahan narkoba bagi mahasiswa.

JAKARTA - Universitas Pancasila (UP) menegaskan komitmennya untuk menciptakan lingkungan kampus yang Bersih dari Narkoba (Bersinar). Langkah strategis ini diwujudkan melalui pelaksanaan Kuliah Umum dalam rangkaian Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Tahun 2026 yang menghadirkan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Komjen Pol. Suyudi Ario Seto, di kampus UP, Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Kegiatan ini diproyeksikan sebagai upaya edukasi dini dan tindakan preventif untuk membentengi para mahasiswa baru dari ancaman penyalahgunaan narkotika yang kian masif.

Kelulusan Tak Cukup Hanya Pintar, Tapi Harus Selamat
Rektor Universitas Pancasila, Prof. Adnan Hamid, menyampaikan bahwa institusinya berfokus pada upaya pencegahan sejak awal masuk perkuliahan. Langkah ini penting agar para lulusan UP tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga terbebas dari bahaya zat adiktif.

“Tujuan kita mengundang Kepala BNN adalah mencegah agar generasi muda, khususnya mahasiswa Universitas Pancasila, jangan sampai terpapar narkoba karena itu menjadi musuh kita bersama. Lulusan kita tidak hanya harus memiliki kompetensi dan pintar, tetapi juga selamat dari narkoba,” ujar Prof. Adnan Hamid.

Prof. Adnan menekankan pentingnya memilih lingkungan pergaulan yang positif. Dalam pesan kepada mahasiswa baru, ia mengingatkan agar berani menolak dan menjauhi ajakan yang mengarah pada penyalahgunaan zat terlarang.

Sebagai tindak lanjut dari kerja sama (MoU) dengan BNN, UP akan mengoptimalkan peran dosen sebagai role modelyang aktif mengawasi serta mengedukasi mahasiswa. Selain itu, kegiatan penyuluhan berkala akan digencarkan di setiap fakultas. Menanggapi maraknya peredaran zat adiktif baru seperti cairan vapeberbahaya, pihak kampus berencana melibatkan Fakultas Farmasi untuk melakukan riset ilmiah sekaligus mengedukasi publik akademis.

BNN Soroti Ancam Modus Baru Lewat Vape dan Rentannya Usia Remaja
Dalam orasi ilmiahnya, Kepala BNN Komjen Pol. Suyudi Ario Seto memaparkan gambaran ancaman narkotika yang kini berevolusi secara terorganisir dan sistematis. Mengutip UNODC Report 2026, angka pengguna narkoba di tingkat global telah mencapai 331 juta jiwa atau sekitar 6,2 persen dari populasi, dengan Indonesia yang tidak luput dari eskalasi tersebut.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |