Rutin Olahraga Pagi, Ini Waktu Paling Ideal untuk Kesehatan termasuk Pembakaran Lemak

10 hours ago 14

Jakarta (pilar.id) – Olahraga pagi telah lama menjadi pilihan banyak orang untuk menjaga kebugaran tubuh. Namun, sejumlah penelitian terbaru menunjukkan bahwa waktu berolahraga ternyata memiliki pengaruh besar terhadap manfaat yang diperoleh tubuh. Secara ilmiah, rentang pukul 06.00 hingga 08.00 pagi disebut sebagai waktu paling ideal untuk berolahraga.

Temuan tersebut didasarkan pada berbagai studi yang mengkaji hubungan antara aktivitas fisik, ritme biologis tubuh, hingga respons hormon manusia. Para peneliti menemukan bahwa olahraga pada jam-jam tersebut mampu memberikan manfaat lebih optimal bagi kesehatan jantung, kualitas tidur, hingga pengelolaan berat badan.

Selaras dengan Jam Biologis Tubuh

Salah satu alasan utama mengapa olahraga pagi dinilai efektif berkaitan dengan ritme sirkadian atau jam biologis tubuh. Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Physiology menunjukkan bahwa aktivitas fisik pada pagi hari, khususnya sekitar pukul 07.00, dapat mempercepat fase ritme sirkadian tubuh.

Kondisi ini membuat tubuh lebih siap dan waspada sepanjang hari. Di sisi lain, pelepasan hormon melatonin pada malam hari juga terjadi lebih cepat sehingga membantu seseorang tidur lebih awal dan lebih berkualitas.

Temuan serupa juga dilaporkan oleh peneliti dari Appalachian State University. Dalam studi tersebut, peserta yang rutin berolahraga pada pukul 07.00 pagi mengalami penurunan tekanan darah yang lebih stabil pada malam hari. Mereka juga memperoleh durasi tidur nyenyak atau deep sleep yang lebih panjang dibandingkan kelompok yang berolahraga pada siang maupun malam hari.

Selain mendukung pola tidur yang sehat, olahraga pagi juga membantu tubuh membangun rutinitas yang lebih konsisten sehingga lebih mudah dipertahankan dalam jangka panjang.

Memanfaatkan Lonjakan Energi Alami Tubuh

Dari sisi fisiologis, tubuh manusia memiliki mekanisme alami yang dikenal sebagai Cortisol Awakening Response (CAR). Pada fase ini, hormon kortisol meningkat secara alami sekitar 30 hingga 45 menit setelah seseorang bangun tidur.

Puncak produksi hormon tersebut umumnya terjadi pada rentang pukul 06.00 hingga 08.00 pagi. Kortisol berperan dalam meningkatkan energi, kewaspadaan, fokus, dan kesiapan tubuh untuk beraktivitas.

Ketika olahraga dilakukan pada periode tersebut, tubuh bekerja selaras dengan sistem biologisnya. Aktivitas fisik intensitas sedang dapat memicu peningkatan zat kimia otak yang mendukung fokus dan produktivitas tanpa menimbulkan kelelahan berlebihan di kemudian hari.

Efek ini membuat banyak ahli menilai olahraga pagi sebagai strategi efektif untuk meningkatkan performa harian sekaligus menjaga kesehatan mental.

Berpotensi Maksimalkan Pembakaran Lemak

Bagi mereka yang memiliki target menurunkan atau menjaga berat badan, olahraga pagi juga menawarkan keuntungan metabolik. Beberapa kajian metabolisme menunjukkan bahwa tubuh lebih efisien dalam memanfaatkan gula dan lemak sebagai sumber energi pada pagi hari, terutama sebelum sarapan.

Kondisi tersebut berkaitan dengan sensitivitas insulin yang masih berada pada kondisi dasar setelah tubuh beristirahat sepanjang malam. Akibatnya, sel otot dinilai lebih responsif dalam memproses energi yang tersimpan.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa tidak semua jenis olahraga cocok dilakukan dengan intensitas tinggi pada pagi buta.

Penelitian dari University of Copenhagen mencatat bahwa suhu inti tubuh pada awal pagi masih berada pada titik rendah sehingga risiko cedera dapat meningkat jika langsung melakukan latihan berat seperti HIIT (High-Intensity Interval Training) atau angkat beban maksimal tanpa pemanasan yang memadai.

Karena itu, aktivitas seperti jalan cepat, jogging santai, bersepeda, senam, maupun yoga dinilai lebih aman dan efektif dilakukan pada rentang pukul 06.00 hingga 08.00 pagi.

Secara keseluruhan, berbagai penelitian menunjukkan bahwa olahraga rutin selama 30 hingga 45 menit pada jam tersebut dapat memberikan manfaat optimal bagi kesehatan kardiovaskular, kualitas tidur, pengelolaan berat badan, serta kebugaran tubuh secara menyeluruh. Bagi masyarakat yang ingin membangun kebiasaan hidup sehat, menjadwalkan olahraga pada pagi hari dapat menjadi pilihan yang layak dipertimbangkan. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |