Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Pusat menggelar razia untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat serta tindak kriminal di sejumlah titik rawan.
"Kegiatan patroli dan razia terus kami tingkatkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold EP Hutagalung di Jakarta, Jumat.
Menurut dia, razia tersebut dilakukan di sejumlah titik di Jakarta Pusat dan dimulai pada Jumat pukul 01.00 WIB, dengan melibatkan jajaran polsek di wilayah hukum Jakarta Pusat.
Reynold mengatakan petugas menyasar tindak kriminal jalanan, kepemilikan senjata tajam, narkoba, minuman keras hingga aksi premanisme.
Dalam razia itu, polisi melakukan pemeriksaan terhadap pengendara motor yang tidak menggunakan helm, tanpa pelat nomor, serta berboncengan lebih dari dua orang.
Hasilnya, kata dia, sejumlah pelaku yang kedapatan membawa narkotika dan senjata tajam berhasil diamankan, seperi HMG yang ditangkap di kawasan Jalan Hayam Wuruk, Gambir.
"Dari tangan pelaku, kami menemukan paket diduga sabu, narkotika sintetis, alat hisap sabu, telepon genggam serta sepeda motor," ujar Reynold.
Baca juga: Lapas Narkotika Jakarta razia gabungan dan tes urine berantas narkoba
Selain itu, dia menyebutkan masih di wilayah Gambir, seorang pelajar berinisial DA juga diamankan di kawasan Banjir Kanal Barat karena membawa sebilah celurit.
Sementara di wilayah Menteng, petugas menemukan tiga botol minuman keras jenis arak Bali dari seorang pengendara motor. Polisi turut menemukan dua paket ganja yang disimpan di bagasi motor serta 13 butir obat jenis tramadol dari pengendara lainnya.
Tak hanya itu, sejumlah kendaraan tanpa surat-surat dan tanpa pelat nomor ikut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Reynold menegaskan razia stasioner itu merupakan langkah preventif untuk menekan potensi kriminalitas jalanan dan menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
"Razia ini merupakan bagian dari upaya cipta kondisi untuk mencegah aksi kriminalitas jalanan, penyalahgunaan narkoba, kepemilikan senjata tajam serta gangguan kamtibmas lainnya di wilayah Jakarta Pusat," tutur Reynold.
Dia pun memastikan pihaknya terus meningkatkan patroli kewilayahan dan operasi serupa pada jam-jam rawan demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
Bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan adanya gangguan kamtibmas, dapat segera menghubungi Call Center Polisi 110 yang siap melayani selama 24 jam.
Selain melakukan penindakan, petugas juga memberikan imbauan humanis kepada pengendara yang tidak ditemukan membawa barang berbahaya maupun narkotika sebelum dipersilakan melanjutkan perjalanan.
Baca juga: Puluhan kendaraan terjaring razia parkir liar di depan Polres Jaktim
Baca juga: 143 PMKS dirazia di Jakbar selama Januari 2026
Pewarta: Khaerul Izan
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































