EJIES 2026 Diikuti 19.765 Karya, Khofifah Tegaskan Jawa Timur Pusat Inovasi Pendidikan Nasional

23 hours ago 7

Surabaya (pilar.id) – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menegaskan East Java Innovative Education Summit 2026 atau EJIES 2026 menjadi pusat inovasi pendidikan terbesar di Jawa Timur sekaligus ruang strategis lahirnya berbagai terobosan di sektor pendidikan.

Pernyataan tersebut disampaikan Khofifah saat menghadiri Malam Penganugerahan Karya Inovasi Pendidikan Terbaik EJIES 2026 di Legacy Ballroom Surabaya, Kamis (21/5/2026).

Menurut Khofifah, penyelenggaraan EJIES tahun ini menunjukkan antusiasme luar biasa dari insan pendidikan di Jawa Timur. Tercatat sebanyak 24.727 peserta mendaftar dengan total 19.765 karya inovasi berhasil masuk tahap seleksi.

Dari ribuan karya tersebut, proses kurasi tahap pertama yang dilakukan Radar Jawa Pos menghasilkan 250 karya terbaik. Selanjutnya, tim akademisi dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember melakukan seleksi lanjutan berdasarkan aspek kelayakan dan keberlanjutan hingga menghasilkan 50 karya terbaik.

Khofifah menilai EJIES bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan wadah penting untuk menghadirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Jawa Timur.

Ia menyebut para inovator pendidikan yang masuk dalam jajaran terbaik merupakan representasi semangat transformasi pendidikan yang adaptif, kolaboratif, dan berorientasi masa depan.

Menurutnya, inovasi pendidikan harus terus dihilirisasi agar dapat diterapkan secara luas di berbagai daerah di Jawa Timur sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh sekolah, tenaga pendidik, maupun peserta didik.

Khofifah juga menegaskan pentingnya budaya inovasi di seluruh satuan pendidikan, mulai SMA, SMK, SLB, hingga unit-unit pendidikan lainnya. Ia mengajak seluruh insan pendidikan terus menghadirkan terobosan baru demi meningkatkan kualitas pendidikan di tengah perkembangan zaman.

Selain itu, Gubernur Jawa Timur tersebut optimistis EJIES mampu menjadi motor penggerak transformasi pendidikan sekaligus melahirkan praktik-praktik terbaik yang dapat menjadi rujukan di tingkat nasional maupun internasional.

Ia menambahkan, semangat kolaborasi dan inovasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia Emas 2045.

Khofifah juga mengapresiasi seluruh guru, kepala sekolah, tenaga kependidikan, serta para pemangku kepentingan yang terus menghadirkan perubahan nyata dalam dunia pendidikan di Jawa Timur.

Menurutnya, dedikasi para pendidik berjalan seiring dengan meningkatnya prestasi siswa Jawa Timur, termasuk capaian lulusan SMK yang berhasil menembus pasar kerja internasional.

Khofifah mengungkapkan hingga semester pertama 2026, sebanyak 4.960 alumni SMK Jawa Timur telah diberangkatkan untuk magang dan bekerja di 13 negara. Capaian tersebut dinilai menjadi bukti kualitas pendidikan vokasi di Jawa Timur terus mengalami peningkatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengatakan EJIES lahir dari keyakinan bahwa inovasi menjadi kunci utama menghadapi perubahan global yang semakin cepat.

Menurut Aries, dunia pendidikan harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman sehingga guru, kepala sekolah, dan tenaga kependidikan dituntut terus melakukan inovasi di lingkungan sekolah.

Ia berharap karya-karya inovasi yang terpilih dapat menjadi referensi dan direplikasi oleh seluruh insan pendidikan di Jawa Timur agar dampaknya semakin luas bagi masyarakat dan dunia pendidikan.

Apresiasi terhadap penyelenggaraan EJIES juga datang dari Sekretaris Utama Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia, Andi Taufik. Ia menilai Jawa Timur berhasil menetapkan standar tinggi dalam pengembangan inovasi pendidikan di Indonesia.

Menurutnya, budaya inovasi yang dibangun di Jawa Timur menjadi contoh penting karena sektor pendidikan merupakan fondasi utama dalam menghadapi tantangan global.

Di sisi lain, Direktur Universitas Dongseo, Choi Hong Sung, turut menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan EJIES 2026. Dalam kesempatan tersebut, pihak Universitas Dongseo juga menawarkan program beasiswa bagi mahasiswa berprestasi asal Jawa Timur untuk melanjutkan pendidikan di Korea Selatan.

Malam penganugerahan EJIES 2026 ditutup dengan penyerahan penghargaan kepada 25 finalis karya inovasi pendidikan terbaik dan satu penghargaan kategori best excitement untuk pengirim karya terbanyak. Acara juga dimeriahkan penampilan penyanyi Niken Salindri. (usm)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |