Jakarta (ANTARA) - Seorang pria inisial BAS (54) ditemukan tewas dengan luka tembak di bagian kepala dalam sebuah rumah di Jalan Deplu I RT 001/RW 03, Kelurahan Bintaro, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Jumat (6/3).
"Setelah dilakukan tindakan cek TKP, kami langsung melakukan koordinasi dengan pihak Rumah Sakit Polri untuk melaksanakan autopsi. Untuk memastikan apakah ada pidana lain yang terjadi," kata Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa.
Seala menjelaskan kejadian tersebut pertama kali diketahui warga setelah anjing peliharaan di sekitar lokasi terus menggonggong sejak pagi hari.
Salah seorang saksi kemudian mengecek ke sekitar rumah korban dan sempat melihat bagian kaki korban dari arah kamar atau ruang kerja.
Setelah kembali ke lokasi usai shalat Jumat, saksi menemukan korban sudah dalam kondisi meninggal dunia dengan darah di bagian wajah dan kasur.
"Selanjutnya warga melaporkan kejadian tersebut ke kepolisian melalui layanan darurat 110," ucapnya.
Baca juga: Sesosok mayat pria ditemukan di aliran Kali Pesanggrahan Jakbar
Petugas kemudian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara (TKP) dan mengevakuasi jenazah ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi.
Seala menambahkan dari lokasi kejadian petugas juga menemukan satu senjata api serta tiga airsoft gun yang kemudian diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.
“Untuk senjatanya, kami dari pihak kepolisian tentunya kami berkoordinasi dengan pihak Direktorat Intelkam Polda Metro Jaya Subdit Handak untuk melakukan pengembangan terhadap kepemilikan senjata api tersebut. Karena ini ada beberapa, ada satu senjata api dan tiga airsoft gun,” ujarnya.
Ia menegaskan senjata yang ditemukan di lokasi merupakan senjata api kaliber 9 milimeter. Polisi juga memastikan bahwa senjata api tersebut tidak memiliki izin kepemilikan.
Selain itu, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait asal-usul senjata tersebut. “Ini sedang kami lakukan pendalaman,” kata Seala.
Baca juga: Pria lansia ditemukan tewas di rumahnya di Kembangan Jakbar
Pewarta: Luthfia Miranda Putri
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

















































