​Polisi selidiki penemuan dua WNA meninggal di apartemen Cengkareng

13 hours ago 12

Jakarta (ANTARA) - Pihak kepolisian menyelidiki penyebab kematian dua orang warga negara asing (WNA) yang ditemukan di sebuah apartemen di kawasan Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Senin (1/6) malam.

​Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya, Kamis, membenarkan adanya peristiwa penemuan tiga orang WNA di Apartemen City Park Tower F lantai 3 sekitar pukul 21.00 WIB.

​"Benar, telah ditemukan tiga warga negara asing. Dari ketiga orang tersebut, dua laki-laki berinisial CD (27) dan II (34) dinyatakan meninggal dunia," kata Budi.

​Sementara itu, satu korban lainnya yang juga berjenis kelamin laki-laki berinisial OSO (39) ditemukan petugas dalam kondisi tidak sadarkan diri dan langsung dievakuasi ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

​"Satu orang berinisial OSO ditemukan dalam kondisi tidak sadar, dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Buddha Tzu Chi," ujar Budi.

​Dia menjelaskan berdasarkan hasil pemeriksaan fisik awal oleh tim identifikasi, petugas tidak menemukan adanya indikasi tindak kekerasan pada tubuh kedua korban yang meninggal dunia.

​Kendati demikian, pihak kepolisian belum dapat menyimpulkan penyebab pasti kematian kedua WNA tersebut karena masih harus menunggu hasil pemeriksaan medis secara menyeluruh.

​"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh kedua korban yang meninggal, namun penyelidikan masih terus dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat untuk memastikan penyebab pasti dari kejadian tersebut," ungkap Budi.

Sebelumnya, beredar video viral di media sosial Instagram melalui akun @mandaawmnd yang memperlihatkan situasi dan kondisi di sebuah apartemen dengan sejumlah orang tergeletak.

"3 orang warga negara Nigeria ditemukan dalam keadaan mengenaskan di Apartment City Park, Cengkareng, 2 orang ditemukan sudah meninggal di kamar tidurnya dan 1 orang yang berada di ruang tamu berhasil diselamatkan, saat ini berada di rumah sakit dalam keadaan koma," tulis akun tersebut.

Baca juga: Polisi berkoordinasi dengan Interpol terkait kasus WNA tewas di Jaksel

Baca juga: Polisi selidiki kasus penganiayaan WNA hingga tewas di Blok M

Baca juga: Imigrasi DKI segera deportasi WNA yang tak mau bayar makan di Jakpus

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |