Ringkasan Berita
- PT Unilever Indonesia Tbk menggelar RUPSLB secara virtual dari BSD.
- RUPSLB menyetujui pengangkatan Nurdiana Darus sebagai Direktur.
- Nurdiana memiliki rekam jejak kuat di bidang keberlanjutan dan kebijakan publik.
- Mario Abdi Amrillah ditunjuk sebagai Sekretaris Perusahaan efektif 2 Februari 2026.
- Perubahan ini memperkuat tata kelola dan agenda ESG Unilever Indonesia.
Tangerang (pilar.id) – PT Unilever Indonesia Tbk menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) secara virtual dari kantor pusat perseroan di BSD. Salah satu agenda utama rapat tersebut adalah perubahan susunan Direksi yang disetujui para pemegang saham.
Dalam keputusan RUPSLB, Nurdiana Darus resmi diangkat sebagai Direktur Perseroan. Penetapan ini dinilai sebagai langkah strategis perusahaan untuk memperkuat kepemimpinan, khususnya dalam bidang keberlanjutan, corporate affairs, dan sinergi dengan pemangku kepentingan.
Profil dan Rekam Jejak Nurdiana Darus
Nurdiana Darus, yang akrab disapa Ade, merupakan Warga Negara Indonesia dan telah bergabung dengan Unilever Indonesia sejak 2019. Saat ini ia menjabat sebagai Head of Communication, Corporate Affairs, and Sustainability.
Ia meraih gelar sarjana cum laude di bidang Administrasi Bisnis dengan konsentrasi Management Information Systems dari University of Oklahoma, serta gelar Master of Science in Information Systems Technology dari The George Washington University. Selain itu, Nurdiana juga mengikuti berbagai program pendidikan eksekutif di Harvard University dan Georgetown University.
Sepanjang kariernya, Nurdiana aktif dalam berbagai inisiatif keberlanjutan dan sektor publik di Asia Tenggara. Ia pernah menjabat sebagai Deputi di Badan Pengelola REDD+ Indonesia, Senior Strategy Advisor untuk United Nations Development Programme (UNDP), Southeast Asia Director di Rainforest Alliance, serta memegang posisi senior di Accenture.
Pengalaman tersebut memperkuat kompetensinya di bidang kebijakan publik, keberlanjutan, serta kolaborasi multi-pemangku kepentingan. Manajemen perseroan menilai latar belakang tersebut relevan dengan arah transformasi bisnis yang berfokus pada pertumbuhan berkelanjutan dan tata kelola yang kuat.
Susunan Direksi Terbaru
Pasca RUPSLB, susunan Dewan Direksi Unilever Indonesia adalah sebagai berikut:
- Benjie Yap – Presiden Direktur
- Neeraj Lal – Direktur
- Nurdiana Darus – Direktur
- Alejandro Meinardo Jr Santos Concha – Direktur
- Hendri Widiarta – Direktur
Perubahan ini mempertegas komitmen perseroan dalam memperkuat struktur kepemimpinan guna menghadapi dinamika industri barang konsumsi yang semakin kompetitif.
Mario Abdi Amrillah Resmi Jadi Sekretaris Perusahaan
Selain perubahan Direksi, perseroan juga menunjuk Mario Abdi Amrillah sebagai Sekretaris Perusahaan efektif per 2 Februari 2026. Penunjukan tersebut dilakukan melalui Keputusan Sirkuler Direksi yang telah memperoleh persetujuan Dewan Komisaris.
Mario merupakan profesional hukum dengan pengalaman lebih dari 21 tahun dan telah bergabung dengan Unilever Indonesia sejak 2010. Ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Corporate & Operational Legal Manager, Competition Legal Network Lead Asia Tenggara, hingga General Counsel untuk beberapa unit bisnis dan negara di kawasan Asia Tenggara.
Dalam peran barunya, Mario akan memastikan kepatuhan perusahaan terhadap seluruh regulasi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga bertanggung jawab mendukung Direksi dan Dewan Komisaris dalam menjaga tata kelola perusahaan, akuntabilitas, serta integritas regulasi.
Perkuat Tata Kelola dan Agenda ESG
Langkah strategis yang diambil melalui RUPSLB ini menegaskan fokus PT Unilever Indonesia Tbk pada penguatan tata kelola perusahaan dan agenda Environmental, Social & Governance (ESG).
Dengan kombinasi kepemimpinan di bidang keberlanjutan dan penguatan fungsi legal serta kepatuhan, perseroan menargetkan keberlanjutan jangka panjang sekaligus menjaga kepercayaan investor dan pemangku kepentingan.
Perubahan struktur manajemen ini juga menjadi sinyal bahwa Unilever Indonesia terus melakukan transformasi organisasi untuk menjaga daya saing dan relevansi bisnis di tengah perubahan lanskap ekonomi dan regulasi. (ren)

7 hours ago
8

















































