Seorang wanita tewas diduga korban pembunuhan di Grogol Petamburan

1 day ago 16

Jakarta (ANTARA) - Seorang wanita berinisial M (52) tewas diduga korban pembunuhan di sebuah indekos kawasan Jalan Makaliwe, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, pada Rabu malam.

Pantauan ANTARA di lokasi terduga pembunuhan, warga yang geger mengerumuni tempat ditemukannya korban.

Sementara itu, sejumlah petugas kepolisian nampak melakukan oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), dengan garis polisi terpasang di sekitar lokasi.

Menurut keterangan salah satu warga, Ani Lestari (35), kasus dugaan pembunuhan itu terungkap setelah ibu pemilik indekos tempat tinggal korban melihat tetesan darah dari arah lantai dua.

"Yang ibunya yang kos-kosan itu ngelihat darah katanya dari atas, netes," kata Nia kepada wartawan di lokasi kejadian, Rabu malam.

Pemilik indekos, kata Ani, lantas mencari sumber tetesan darah tersebut dan ternyata berasal dari kamar korban.

"Terus habis itu, ngelihat ada kain yang berceceran darah, kayak gitu," ungkap dia.

Pemilik kos bersama warga yang membuka kamar kos telah menemukan korban tergeletak di kasur bersimbah darah.

"Kondisinya telentang, posisinya telentang gitu. Luka di bagian dada," ungkap dia.

Nia mengatakan, pemilik kos langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian

Menurutnya, korban sudah cukup lama tinggal di lokasi itu bersama suaminya. Namun, keduanya cukup tertutup dengan lingkungan sekitar.

Ia mengatakan, suami korban yang diduga membunuh korban dengan cara ditusuk itu, telah melarikan diri.

"Pelakunya langsung kabur," kata Nia.

Baca juga: Polresta Mataram tangkap terduga pelaku pembunuhan mahasiswi NDR

Baca juga: MUI Palu kecam tindak kejahatan pembunuhan satu keluarga

Baca juga: Koops Habema: Prajurit TNI sempat baku tembak saat evakuasi korban OPM

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |