Ringkasan Berita
- Inter Milan dan Como kembali bertemu untuk keempat kalinya musim ini
- Agregat masih 0-0 setelah leg pertama semifinal Coppa Italia
- Inter memburu gelar ke-10 Coppa Italia dan peluang double domestik
- Como berpeluang mencetak sejarah dengan lolos ke final pertama
- Inter unggul performa dengan 78 gol di Serie A musim ini
Milan (pilar.id) – Pertarungan sengit akan tersaji saat Inter Milan menghadapi Como 1907 dalam leg kedua semifinal Coppa Italia, Rabu (22/4) pukul 02.30 WIB di San Siro.
Setelah bermain imbang 0-0 di leg pertama, duel ini menjadi penentuan mutlak untuk merebut tiket ke final yang akan digelar pada 13 Mei, menghadapi pemenang antara Lazio atau Atalanta.
Inter di Jalur Double, Performa Sedang Menanjak
Inter Milan datang dengan kepercayaan diri tinggi. Tim asuhan Cristian Chivu tengah berada di puncak performa, termasuk kemenangan besar atas AS Roma (5-2), kemenangan dramatis 4-3 atas Como di liga, serta kemenangan meyakinkan melawan Cagliari.
Data menunjukkan Inter telah mencetak 78 gol di Serie A musim ini—menjadikan mereka salah satu tim paling produktif di Eropa. Mereka juga tidak terkalahkan sejak kalah dari AC Milan di Derby della Madonnina.
Meski kehilangan kapten Lautaro Martínez akibat cedera paha, lini serang tetap tajam lewat kontribusi Marcus Thuram yang telah mencetak dua digit gol untuk tiga musim beruntun.
Ambisi Inter bukan sekadar lolos ke final, tetapi juga meraih gelar Coppa Italia ke-10 sekaligus membuka peluang meraih double domestik—sesuatu yang terakhir kali terjadi pada era Jose Mourinho tahun 2010.
Como Kejar Sejarah, Tapi Inkonsistensi Mengancam
Di sisi lain, Como yang dilatih Cesc Fàbregas datang dengan ambisi besar. Klub yang baru kembali ke kasta tertinggi dalam dua tahun terakhir ini sedang menjalani musim terbaiknya.
Namun, performa mereka belakangan menurun. Empat kekalahan beruntun di liga dengan agregat 12-3 menjadi sinyal bahaya, termasuk kekalahan 1-2 dari Sassuolo.
Meski demikian, perjalanan Como ke semifinal cukup impresif. Mereka menyingkirkan Fiorentina dan Napoli, serta menang dramatis melalui adu penalti untuk mencapai semifinal pertama dalam 40 tahun.
Secara statistik, Como bahkan sempat unggul penguasaan bola dan peluang pada leg pertama, meski gagal mencetak gol.
Prediksi Susunan Pemain dan Peluang Lolos
Inter diperkirakan tetap mengandalkan duet Marcus Thuram dan Bonny atau Esposito di lini depan, didukung gelandang kreatif seperti Barella dan Çalhanoğlu. Sementara itu, lini belakang kemungkinan diperkuat kembalinya Yann Bisseck.
Di kubu Como, pemain seperti Nico Paz dan Tasos Douvikas akan menjadi tumpuan serangan, dengan pendekatan permainan berbasis penguasaan bola yang konsisten diterapkan Fabregas.
Perkiraan Line-up:
Inter Milan:
Martinez; Akanji, Acerbi, Augusto; Dumfries, Barella, Calhanoglu, Zielinski, Dimarco; Thuram, Bonny
Como:
Butez; Smolcic, Ramon, Kempf, Valle; Perrone, Da Cunha; Vojvoda, Paz, Baturina; Douvikas
Dengan pengalaman, kedalaman skuad, dan performa yang sedang menanjak, Inter Milan jelas lebih diunggulkan. Namun, Como tetap memiliki potensi kejutan jika mampu memaksimalkan peluang dan menjaga konsistensi sepanjang laga.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiket final, tetapi juga ujian mental antara tim mapan dan penantang baru yang haus sejarah. (mad.hdl)

11 hours ago
15

















































