Kerugian akibat pencurian kabel PLN di Jakarta capai Rp220 juta

1 day ago 13

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian menyebutkan kerugian akibat pencurian kabel PLN di delapan lokasi wilayah Jakarta Barat dan Jakarta Utara hingga mencapai Rp220 juta.

"Total kerugian PLN akibat aksi pencurian itu ditaksir mencapai Rp220 juta," kata Kapolsek Tambora Kompol Muhammad Kukuh Islami dalam jumpa pers di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, kerugian Rp220 juta itu merupakan akumulasi dari beberapa aksi pencurian yang dilakukan oleh tiga orang berinisial EM (49), AP (46), dan N (41) dalam beberapa waktu terakhir.

Dia menyebutkan pencurian kabel gardu di Jalan Pengukiran 4 (kerugian Rp28 juta), gardu di Jalan Pademangan 2 Gang 8 (Rp19 juta), Jalan Wijaya Kusuma kawasan Bank Mandiri (Rp38 juta), Jalan Kaliangke Pesing (Rp19 juta), Jalan Kapuk Pulo (Rp19 juta), Jalan Kapuk Poglar Gang Buntu (Rp38 juta), Jalan Pakin Raya (Rp15 juta) dan Jalan Muara Karang (Rp19 juta).

Aksi pencurian itu, kata Kukuh, tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga menyebabkan penurunan daya listrik hingga 60 persen. "Bahkan pemadaman listrik di sejumlah wilayah, di mana satu gardu dapat melayani hingga 500 pelanggan," katanya.

Polsek Tambora pun telah meringkus komplotan pencurian kabel PLN di sejumlah wilayah yang menyebabkan gangguan pasokan listrik di Jakarta Barat dan Jakarta Utara, yakni berinisial EM (49), AP (46), dan N (41).

"Para pelaku berhasil diamankan pada Selasa (30/12)," kata Kukuh.

Baca juga: Polisi ringkus komplotan pencuri kabel listrik PLN di Jakarta

Baca juga: Pencurian kabel PLN di Tambora Jakbar sebabkan tegangan listrik turun

Baca juga: Polisi usut kasus pencurian kabel PLN di Jakarta Barat

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |