Polisi dalami peristiwa penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus

3 hours ago 3

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya masih mendalami kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus yang terjadi di Jakarta Pusat.

"Saat ini, sedang didalami oleh Sat Reskrim Polres Jakpus, mendalami saksi dan TKP (Tempat Kejadian Perkara)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.

Dia juga mengatakan pihaknya mengecam perbuatan tersebut dan berharap agar pelaku segera tertangkap.

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Roby Heri Saputra membenarkan adanya peristiwa tersebut.

"Benar, ada kejadian demikian, laporan resmi dari korban belum ada, namun kami sedang melakukan penyidikan untuk mengetahui identitas pelaku melalui scientific investigation," ujar Roby.

Sebelumnya, KontraS mendesak aparat penegak hukum agar segera mengusut tuntas pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus di Jakarta Pusat.

Baca juga: KontraS desak polisi usut penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus

Koordinator Badan Pekerja KontraS Dimas Bagus Arya mengatakan serangan tersebut merupakan bentuk kekerasan serius terhadap pembela hak asasi manusia (HAM) yang harus segera direspons melalui penyelidikan menyeluruh oleh aparat penegak hukum.

“Peristiwa ini merupakan upaya untuk membungkam suara-suara kritis masyarakat, khususnya pembela HAM,” kata Dimas dalam pernyataan tertulis di Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan Andrie Yunus diserang oleh orang tidak dikenal (OTK) dengan cara disiram air keras sehingga menyebabkan luka pada bagian tangan dan kaki serta gangguan pada penglihatan.

Peristiwa itu terjadi sesaat setelah Andrie selesai melakukan rekaman siniar (podcast) di Kantor Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Indonesia (YLBHI) yang membahas topik militerisme dan judicial review Undang-Undang TNI.

Berdasarkan informasi awal yang dihimpun, sekitar pukul 23.37 WIB, korban tengah mengendarai sepeda motor di Jalan Salemba I, Jakarta Pusat.

Dua orang pelaku yang menggunakan sepeda motor kemudian mendekati korban dan menyiramkan air keras sebelum mereka melarikan diri.

Akibat serangan tersebut, korban mengalami luka bakar pada sekitar 24 persen bagian tubuhnya dan langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis darurat, terutama pada bagian mata yang terkena cairan tersebut.

Baca juga: Polisi usut kasus pelajar siram air keras di Jakpus

Baca juga: Polisi cek TKP insiden penyiraman air keras di Jaktim

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |