Liburan Murah ke Purwakarta Mulai Rp8.000, Tren Wisata Singkat dari Jakarta Kian Diminati

19 hours ago 12

Jakarta (pilar.id) – Perjalanan wisata singkat dari Jakarta ke Purwakarta kini semakin diminati masyarakat karena menawarkan pengalaman liburan berbeda dengan biaya yang sangat terjangkau. Hanya dengan tarif mulai Rp8.000 hingga Rp9.000, wisatawan sudah bisa menikmati perjalanan menggunakan kombinasi Commuter Line dan kereta api lokal.

Rute perjalanan ini dapat dimulai dari sejumlah stasiun di Jakarta seperti Jakarta Kota, Tanah Abang, atau Manggarai menuju Cikarang menggunakan Commuter Line dengan tarif berkisar Rp4.000 hingga Rp5.000. Dari Stasiun Cikarang, perjalanan dilanjutkan dengan KA Lokal Walahar menuju Purwakarta dengan tambahan biaya Rp4.000.

Kemudahan integrasi antarmoda menjadi salah satu daya tarik utama perjalanan ini. Selain praktis, perjalanan juga menghadirkan pengalaman visual yang menenangkan, mulai dari hamparan sawah hingga lanskap perbukitan yang dapat dinikmati sepanjang jalur kereta.

Setibanya di Stasiun Purwakarta, wisatawan dapat langsung menjangkau sejumlah destinasi populer. Salah satunya adalah Situ Buleud yang berada tidak jauh dari stasiun dan dapat diakses dengan berjalan kaki. Kawasan ini dikenal sebagai ruang publik yang nyaman dan menjadi pusat aktivitas warga.

Pada waktu tertentu, wisatawan juga dapat menyaksikan pertunjukan Air Mancur Sri Baduga yang menjadi ikon daerah. Pertunjukan ini memadukan teknologi air mancur, pencahayaan, dan narasi budaya yang menciptakan pengalaman visual menarik bagi pengunjung.

Selain itu, Purwakarta juga menawarkan destinasi lain seperti Waduk Jatiluhur yang menyuguhkan panorama luas perairan dan perbukitan. Sementara itu, Situ Wanayasa menjadi pilihan bagi wisatawan yang ingin menikmati suasana danau sambil mencicipi kuliner khas daerah, seperti sate maranggi, ayam bakar, dan ketan bakar.

Bagi wisatawan yang memiliki waktu lebih panjang, perjalanan dapat diperluas ke wilayah Subang, termasuk kawasan Ciater yang terkenal dengan kebun teh dan destinasi air terjun yang alami.

Dari sisi operator, PT Kereta Api Indonesia mencatat peningkatan signifikan dalam penggunaan layanan kereta di lintas Cikarang. Frekuensi perjalanan Commuter Line meningkat dari 158 perjalanan per hari pada 2015 menjadi 281 perjalanan per hari pada 2025.

Tren pertumbuhan juga tercermin dari jumlah penumpang. Pada 2022, pengguna Commuter Line Cikarang Line tercatat sebanyak 55,6 juta orang dan terus meningkat hingga mencapai 85,9 juta pada 2025. Sementara pada triwulan pertama 2026, jumlah pengguna telah menembus 21,7 juta orang.

Hal serupa terjadi pada layanan KA Lokal Walahar Ekspres relasi Cikarang–Purwakarta. Jumlah pengguna meningkat dari 2,1 juta pada 2022 menjadi lebih dari 4 juta pada 2025. Pada awal 2026 saja, jumlah pengguna telah melampaui 1 juta orang.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyebut bahwa kombinasi layanan ini memberikan alternatif perjalanan yang efisien sekaligus ekonomis bagi masyarakat yang ingin berwisata tanpa harus mengeluarkan biaya besar.

Menurutnya, akses yang mudah, biaya terjangkau, serta pilihan destinasi yang beragam menjadikan Purwakarta sebagai salah satu tujuan favorit untuk mengisi waktu libur singkat. Selain itu, tren ini juga menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap wisata domestik berbasis transportasi publik yang praktis dan ramah di kantong.

Dengan segala kemudahan tersebut, perjalanan singkat ke Purwakarta tidak hanya menjadi solusi liburan hemat, tetapi juga menawarkan pengalaman wisata yang lengkap, mulai dari alam, budaya, hingga kuliner khas daerah. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |