Jakarta (pilar.id) – PT Bank Maybank Indonesia Tbk menilai pengelolaan kekayaan tidak lagi cukup hanya berfokus pada pertumbuhan aset, tetapi juga perlu memperhatikan perlindungan dan keberlanjutan finansial di tengah meningkatnya biaya hidup serta dinamika ekonomi global.
Head of Wealth Management Maybank Indonesia, Aliang Sumitro, mengatakan strategi wealth management modern harus mampu menjaga aset tetap relevan, aman, dan dapat mendukung kebutuhan keluarga lintas generasi.
Menurut Aliang, kondisi ekonomi yang berubah cepat membuat masyarakat perlu memiliki perencanaan finansial yang lebih menyeluruh, termasuk kesiapan menghadapi risiko kesehatan, kehilangan pendapatan, maupun kebutuhan darurat yang dapat memengaruhi stabilitas keuangan keluarga.
Karena itu, Maybank Indonesia mendorong masyarakat untuk tidak hanya fokus pada akumulasi kekayaan, tetapi juga memperkuat perlindungan finansial sebagai bagian dari strategi jangka panjang.
Integrasi Investasi dan Proteksi Jadi Kunci Wealth Management
Maybank Indonesia menilai pendekatan wealth management saat ini perlu mengintegrasikan strategi investasi dan perlindungan finansial secara bersamaan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlanjutan aset sekaligus meminimalkan risiko finansial di tengah ketidakpastian ekonomi.
Selain itu, perencanaan keberlanjutan aset atau legacy planning juga disebut menjadi bagian penting dalam pengelolaan kekayaan modern, tidak hanya bagi individu dengan aset besar, tetapi juga bagi keluarga yang ingin memastikan distribusi aset berjalan lebih terstruktur di masa depan.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, Maybank Indonesia menghadirkan sejumlah solusi perlindungan dan perencanaan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan nasabah.
Beberapa produk yang ditawarkan antara lain MyProtection Income Plus dengan manfaat tunai tahunan, MyProtection Legacy yang memberikan perlindungan terhadap penyakit kritis, hingga produk berbasis syariah seperti MyProtection RENCANA Syariah dan MyProtection Amanah yang dilengkapi fitur wakaf dan bonus loyalitas.
Perusahaan menyebut berbagai solusi tersebut dirancang untuk membantu masyarakat memperoleh perlindungan finansial sekaligus mempersiapkan perencanaan keuangan jangka panjang secara lebih optimal.
Maybank Shariah Wealth Management Fokus pada Keberlanjutan dan Distribusi Aset
Melalui layanan Maybank Shariah Wealth Management, Maybank Indonesia juga menghadirkan pendekatan pengelolaan kekayaan berbasis prinsip syariah yang tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan aset, tetapi juga pada distribusi dan keberkahan harta.
Layanan ini mencakup solusi Wealth Purification dan Wealth Distribution yang membantu nasabah mengelola zakat, infak, sedekah, wakaf, hingga kurban secara terintegrasi dalam layanan perbankan.
Sementara itu, solusi Wealth Distribution dirancang untuk membantu nasabah menyiapkan distribusi aset dan warisan secara lebih terstruktur sesuai prinsip syariah, sekaligus meminimalkan potensi konflik dalam pembagian warisan keluarga.
Aliang menegaskan, pendekatan wealth management yang komprehensif menjadi semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan finansial masyarakat. Menurutnya, pengelolaan kekayaan yang baik tidak hanya membantu mengembangkan aset, tetapi juga memastikan legacy finansial dapat terus memberikan manfaat bagi generasi berikutnya.
Sebagai informasi, hingga Desember 2025 Maybank Indonesia tercatat memiliki total aset sebesar Rp193,72 triliun dengan dana simpanan nasabah mencapai Rp116,19 triliun. Bank ini juga didukung jaringan regional Grup Maybank serta layanan digital melalui M2U dan M2E untuk nasabah ritel maupun korporasi. (ret/hdl)

5 hours ago
7

















































