Mayat wanita di Kali Pesanggrahan Jakbar punya riwayat epilepsi

1 week ago 23

Jakarta (ANTARA) - Mayat wanita berinisial N (38) yang ditemukan telah membusuk di aliran Kali Pesanggrahan, Jakarta Barat, ternyata memiliki riwayat epilepsi.

Kanit Reskrim Polsek Kebon Jeruk AKP Ganda Jaya Sibaranu mengatakan, hal itu disampaikan oleh pihak keluarga korban.

"Kalau menurut informasi keluarganya dia ada penyakit epilepsi, menurut keterangan keluarga," tutur Ganda saat dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Korban pun diketahui telah meninggalkan rumah sejak tiga hari lalu, tepatnya pada Jumat (23/1).

Sejak berpamitan pergi, korban tidak kunjung pulang ke rumah hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi tak bernyawa di aliran kali.

"Menurut keterangan keluarga, dia itu tiga hari yang lalu, hari Jumat ya, dia pergi dari rumah. Terus sampai hari ini enggak kembali-kembali. Pada saat itu ya ditemukan di situ, di sungai itu, di kali itu," ujar Ganda.

Kendati korban telah menghilang selama tiga hari, Ganda menyebut pihaknya belum menerima laporan orang hilang di Polsek Kebon Jeruk.

Polisi mengetahui adanya korban hilang dari poster sebaran di media sosial yang dipublikasi suami korban.

"Kalau di kami sih enggak ada laporan orang hilang ya. Karena mereka warga Kembangan. Ya mungkin di Polsek Kembangan, enggak tahu ya apa dia lapor orang hilang di Kembangan, kami belum tahu gitu," jelas dia.

Terkait penyebab pasti kematian korban, Ganda belum bisa menyimpulkan penyebab secara medis, lantaran pihak keluarga menolak otopsi.

Atas dasar pertimbangan tersebut, jenazah pun kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Sebelumnya, mayat berjenis kelamin wanita ditemukan membusuk di aliran Kali Pesanggrahan Jalan Pilar Raya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Minggu.

Mayat wanita ini pertama kali dilihat oleh petugas kebersihan di lokasi bernama Feri Hartono, yang hendak membersihkan kali sekitar pukul 10.00 WIB.

"Awalnya kondisinya cuma liat kakinya doang, enggak liat tubuhnya," kata Feri di lokasi, Minggu.

Feri menyampaikan, mayat ditemukan persis berada diantara tumpukan sampah yang berada di aliran Kali Sekretaris tersebut.

"Jadi awal lihat kakinya doang yang kelihatan. Jadi badannya itu di bawah sampah," kata dia.

Melihat mayat itu, Feri lantas memanggil rekan kerjanya untuk memastikan temuannya.

"Ya takut juga, kaget. Saya laporin itu ke teman saya, ke Danru (Komandan Regu) saya. Pastiin dulu katanya, itu mayat apa bukan. Pas teman saya datang itu tuh, iya katanya mayat, entar saya laporin katanya," ucap dia.

Saat diidentifikasi petugas kepolisian, kondisi tubuh jenazah tampak lebam dan terlihat masih berpakaian lengkap.

Wajah jenazah pun nyaris tidak dikenali lantaran telah membengkak dan membiru.

Baca juga: Mayat wanita ditemukan membusuk di Kali Pesanggrahan Jakbar

Baca juga: Seorang wanita ditemukan tewas di sebuah penginapan Bekasi

Baca juga: Wanita lansia di Koja ditemukan tewas di kamar mandi rumah

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |