Polres Jaktim ungkap 3 kasus narkoba dan puluhan miras di Pekat Jaya

1 day ago 10

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Timur mengungkap tiga kasus penyalahgunaan narkoba dan menyita puluhan minuman keras (miras) ilegal dalam pelaksanaan Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Jaya 2026.

"Dalam Operasi Pekat Jaya 2026 di Jakarta Timur selama pekan awal, kami telah mengungkap tiga kasus narkoba dan menyita puluhan minuman keras di wilayah Jakarta Timur," kata Wakapolres Metro Jakarta Timur AKBP Achmad Akbar saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Senin.

Pengungkapan tersebut dilakukan selama pekan awal operasi sebagai upaya menekan peredaran narkoba dan penyakit masyarakat di wilayah Jakarta Timur (Jaktim).

Dari hasil pengungkapan kasus narkoba tersebut, polisi mengamankan empat orang pelaku yang saat ini telah menjalani proses penyidikan.

Baca juga: Polres Jaktim sita ratusan petasan dalam Operasi Pekat Jaya 2026

Baca juga: Polres Jaktim tindak balap liar dalam Operasi Pekat Jaya 2026

Tiga kasus narkoba tersebut melibatkan empat orang pelaku dan seluruhnya sudah dalam proses penyidikan.

Dalam pengungkapan itu, petugas menyita sejumlah barang bukti berupa narkotika dan obat-obatan berbahaya.

Barang bukti yang diamankan di antaranya tembakau sintetis dengan berat 0,8 gram, narkotika jenis sabu seberat 0,5 gram serta berbagai jenis obat-obatan berbahaya dengan jumlah mencapai 1.118 butir.

Selain pengungkapan kasus narkoba, jajaran Polres Metro Jaktim juga melakukan penindakan terhadap peredaran minuman keras ilegal. Polisi menindak 10 titik penjualan minuman keras yang dinilai meresahkan masyarakat.

Baca juga: Operasi Pekat Jaya, 27 orang yang terlibat tawuran ditangkap di Jaktim

Baca juga: Cegah tawuran, Polres Jaktim dirikan 27 posko terpadu jelang Ramadhan

Dari penindakan tersebut, petugas Kepolisian mengamankan ratusan kemasan minuman keras berbagai jenis.

"Barang bukti yang disita meliputi 368 botol minuman keras, 68 kemasan plastik, serta satu jerigen yang diduga berisi minuman beralkohol ilegal," katanya.

Akbar menegaskan, Operasi Pekat Jaya 2026 akan terus digelar secara intensif sebagai langkah menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya menjelang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.

Menurut Akbar, peredaran narkoba dan minuman keras ilegal kerap menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal di tengah masyarakat. Operasi ini merupakan upaya untuk menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |