Menag Nasaruddin Umar Dorong UINSI Samarinda Jadi Kampus Strategis di Kawasan IKN

3 hours ago 3

Ringkasan Berita

  • Menag Nasaruddin Umar kunjungi UINSI Samarinda usai forum internasional IGIC 2026
  • UINSI dinilai memiliki posisi strategis di kawasan IKN
  • Kampus didorong bertransformasi dan meningkatkan daya saing
  • Kolaborasi lintas sektor dan inovasi akademik jadi kunci
  • Kemenag Kaltim siap dukung pengembangan UINSI

Samarinda (pilar.id) – Menteri Agama RI Nasaruddin Umar menegaskan pentingnya peran UINSI Samarinda dalam mendukung ekosistem pendidikan di sekitar Ibu Kota Nusantara.

Pernyataan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja ke kampus UINSI Samarinda, usai menghadiri forum internasional Bridging International Grand Imam Conference 2026.

Menurut Menag, kedekatan geografis UINSI dengan kawasan IKN menjadikannya memiliki posisi tawar yang sangat kuat. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan institusi untuk bertransformasi.

Transformasi Kampus Jadi Kunci Daya Saing

Menag menekankan bahwa UINSI tidak cukup hanya berfungsi sebagai lembaga pendidikan konvensional. Kampus harus berkembang menjadi pusat keunggulan yang mampu menjawab kebutuhan zaman.

Ia mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas layanan akademik, inovasi kurikulum, serta penguatan infrastruktur pendidikan. Dengan hadirnya IKN, persaingan antar perguruan tinggi diprediksi akan semakin ketat, terutama dalam menarik minat mahasiswa.

Data Kementerian Pendidikan menunjukkan bahwa pembangunan IKN diproyeksikan menarik ratusan ribu penduduk baru dalam dua dekade ke depan. Kondisi ini membuka peluang besar bagi perguruan tinggi di Kalimantan Timur untuk berkembang sebagai pusat pendidikan baru di Indonesia.

Dorongan Kolaborasi dan Program Berbasis Lokal

Selain penguatan internal, Menag juga mendorong UINSI memperluas jejaring kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan sektor industri.

Beberapa langkah strategis yang disoroti antara lain:

  • Penguatan kolaborasi dengan sekolah dan dunia usaha untuk meningkatkan penyerapan lulusan
  • Pengembangan program studi berbasis kebutuhan lokal, seperti pertanian dan ketahanan pangan
  • Peningkatan peran aktif dalam ekosistem pendidikan nasional

Pendekatan berbasis potensi daerah dinilai penting mengingat Kalimantan Timur memiliki sumber daya alam dan peluang ekonomi yang besar, terutama dalam sektor pangan dan pembangunan berkelanjutan.

Jangan Hanya Jadi Penonton di Era Perubahan

Dalam arahannya, Menag menegaskan pentingnya keberanian sivitas akademika untuk berinovasi. Ia mengingatkan bahwa perubahan besar akibat pembangunan IKN harus disikapi secara aktif.

Pesan tersebut menekankan bahwa perguruan tinggi harus menjadi pelaku utama dalam transformasi, bukan sekadar mengikuti perkembangan.

Dukungan Kemenag Kaltim untuk Pengembangan UINSI

Kepala Kanwil Kemenag Kalimantan Timur, Abdul Khaliq, menyatakan komitmennya untuk mendukung pengembangan UINSI.

Ia menilai UINSI memiliki peran strategis dalam mencetak sumber daya manusia unggul yang dibutuhkan di kawasan IKN. Sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah di wilayah Kalimantan Timur juga akan diperkuat untuk menciptakan jalur pendidikan yang berkelanjutan.

Kunjungan Menteri Agama ke UINSI Samarinda menjadi sinyal kuat bahwa perguruan tinggi di sekitar Ibu Kota Nusantara memegang peran strategis dalam pembangunan nasional.

Transformasi, inovasi, dan kolaborasi menjadi faktor utama agar kampus mampu bersaing dan berkontribusi nyata dalam menyongsong era baru Indonesia. (usm)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |