Jakarta (ANTARA) - Polisi mengungkap sindikat pencurian dengan modus ganjal ATM yang telah beraksi sebanyak tujuh kali di sejumlah wilayah, termasuk Jakarta Timur (Jaktim).
"Dari hasil interogasi awal kami, para pelaku pencurian dengan modus ganjal ATM ini sudah melakukan aksinya sebanyak tujuh kali," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKBP Bayu Kurniawan saat konferensi pers di Mapolres Metro Jakarta Timur, Rabu.
Bayu menyebut, berdasarkan hasil pemeriksaan awal, para pelaku bukan pemain baru. Empat pelaku yang ditangkap diketahui merupakan spesialis kejahatan.
Salah satu di antaranya bahkan merupakan residivis kasus serupa yang sebelumnya pernah menjalani hukuman di Magelang, Jawa Tengah.
"Salah satu pelaku juga merupakan residivis dalam kasus yang sama, sehingga dapat dikatakan mereka ini spesialis ganjal ATM," ujar Bayu.
Selain itu, Bayu mengatakan, aksi para pelaku tidak hanya dilakukan di wilayah Jakarta Timur. Untuk lokasi tempat kejadian perkara (TKP), polisi baru memastikan satu kejadian di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, yang menjadi dasar pengungkapan kasus ini.
Sementara itu, beberapa aksi lainnya dilakukan di luar wilayah tersebut.
"Untuk TKP yang di Jakarta Timur, saat ini baru yang di Cipayung. Namun dari hasil pemeriksaan, mereka juga beraksi di beberapa daerah lain, seperti Cilegon dan sejumlah wilayah di Jawa Tengah," jelas Bayu.
Dalam pengungkapan kasus ini, keempat pelaku berhasil diringkus di wilayah Jatisampurna, Bekasi.
Mereka ditangkap atas kasus pencurian yang terjadi pada Kamis (19/3) sekitar pukul 07.30 WIB di sebuah mesin ATM di gerai ritel modern kawasan Cipayung.
Keempat pelaku masing-masing berinisial HF, A, AT, dan D. Pelaku HF diketahui bertugas memasang alat pengganjal pada mesin ATM menggunakan tusuk gigi yang telah dimodifikasi.
Sementara pelaku A berperan mengintip dan menghafal nomor PIN korban saat berpura-pura membantu.
Lalu, pelaku AT bertugas mengalihkan perhatian korban dengan menyarankan agar korban melapor ke bank terdekat ketika kartu ATM tersangkut di mesin.
Saat korban meninggalkan lokasi, pelaku D kemudian mengambil kartu ATM tersebut untuk selanjutnya digunakan menguras isi rekening korban.
Polisi saat ini masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain serta menelusuri lokasi-lokasi tambahan yang menjadi sasaran para pelaku.
Baca juga: Polisi tangkap pelaku ganjal ATM yang raup Rp274 juta di Cipayung
Baca juga: Polisi gagalkan aksi tawuran pemuda di Jakarta Timur
Baca juga: Polisi tangkap pelaku pembobol rumah kosong di Tangerang
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































