Jakarta (pilar.id) – Amazon resmi memperkenalkan Creative Agent, sebuah mitra kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI) yang dirancang untuk merevolusi cara merek membuat konten iklan digital. Peluncuran ini dilakukan dalam ajang tahunan flagship perusahaan, yang juga menyoroti pertumbuhan signifikan layanan streaming Prime Video dengan model iklan.
Menurut data internal Amazon, Prime Video kini mencatat lebih dari 315 juta penonton bulanan untuk model dengan iklan secara global—naik tajam dari 200 juta penonton pada April 2024. Di Amerika Serikat saja, jumlah pemirsa bulanan mencapai 130 juta pengguna aktif, mencakup tayangan orisinal, film berlisensi, siaran olahraga langsung, serta saluran gratis beriklan (free ad-supported live channels).
Amazon menyebut, pengukuran ini merupakan hasil analisis 12 bulan dari September 2024 hingga Agustus 2025, dengan variasi waktu tertentu sesuai peluncuran di masing-masing negara. Saat ini, layanan iklan Prime Video tersedia di 16 negara, termasuk India, AS, Inggris, Jerman, Prancis, Jepang, dan Brasil.
AI untuk Periklanan Amazon
Muthu Muthukrishnan, Wakil Presiden Sponsored Products and Brands di Amazon Ads, menegaskan bahwa inovasi AI menjadi pendorong utama transformasi strategi pemasaran digital. Ia menyoroti beberapa inovasi iklan terbaru seperti Sponsored Brands Reserve Share of Voice, Sponsored Brands Collections, dan Sponsored Products Video.
Fitur Reserve Share of Voice memungkinkan merek membeli posisi teratas pada hasil pencarian untuk kata kunci tertentu dengan harga tetap, sementara Collections memudahkan merek menampilkan produk terkait dalam format ramah pengguna.
Namun, sorotan utama datang dari Creative Agent, alat AI terbaru yang lebih dari sekadar generator konten. Teknologi ini menganalisis toko merek, halaman produk, dan situs web untuk mengidentifikasi keunggulan unik, lalu secara otomatis menghasilkan ide kreatif. Dengan bantuan teknologi gambar, video, dan audio, Creative Agent mampu mengubah konsep menjadi materi iklan yang siap tampil di berbagai kanal digital, termasuk audio dan display ads.
Tak berhenti di sana, Amazon juga memperluas kemampuan Creative Agent untuk menciptakan video iklan televisi (streaming TV spots) berkualitas tinggi hanya dalam hitungan hari—bukan minggu atau bulan seperti proses produksi konvensional.
Ads Agent: AI untuk Optimasi Kampanye
Selain Creative Agent, Kelly MacLean, Wakil Presiden Bidang Rekayasa, Sains, dan Produk di Amazon Ads, memperkenalkan Ads Agent—alat AI yang berfokus pada manajemen dan optimasi kampanye iklan.
MacLean menjelaskan bahwa Ads Agent bukan sekadar alat otomatisasi, melainkan asisten cerdas yang memahami strategi periklanan dan membantu pengiklan mengambil keputusan berbasis data. Alat ini dapat membuat rancangan strategi audiens berdasarkan pengaturan kampanye, serta memaksimalkan analitik melalui Amazon Marketing Cloud dengan perintah berbasis bahasa alami (natural-language queries).
“Tujuan kami bukan menggantikan manusia, tetapi memperkuat kemampuan mereka dengan AI yang memahami konteks strategi iklan,” ujar MacLean.
Dengan inovasi ini, Amazon semakin memperkuat posisinya di pasar periklanan digital global, menghadirkan solusi berbasis AI yang mempercepat proses kreatif dan meningkatkan efektivitas kampanye merek di berbagai platform. (usm/hdl)

1 month ago
50

















































