Summary Point
- Tekanan Tinggi untuk Tuan Rumah: Bodo/Glimt wajib menang untuk menjaga asa lolos, mengingat mereka masih tanpa kemenangan dan terperosok di dasar klasemen.
- Krisis Performa Tamu: Manchester City datang dalam kondisi tidak stabil, hanya meraih dua kemenangan dari enam laga di awal tahun 2026.
- Keuntungan Fisik: Bodo/Glimt lebih segar karena libur domestik panjang, sementara City telah melalui jadwal padat.
- Catatan Eropa yang Berseberangan: City memiliki performa apik di Liga Champions, sementara Bodo/Glimt kesulitan.
- Krisis Pemain: Kedua tim kehilangan banyak pilar penting, terutama City yang absennya mencapai belasan pemain.
- Pertarungan Posisi 8 Besar: Kemenangan sangat krusial bagi City untuk mengamankan posisi 8 besar di klasemen.
- Prediksi: Meski sedang lesu, kualitas dan pengalaman Manchester City dianggap masih lebih unggul, membuat mereka diunggulkan meraih kemenangan tandang.
Bodø (pilar.id) – Dalam situasi yang terjepit, Bodo/Glimt bersiap menghadapi tekanan berat saat menjamu raksasa Inggris, Manchester City, di matchday ketujuh fase liga Liga Champions, Selasa malam. Pertandingan di Aspmyra Stadion ini menjadi ajang hidup mati bagi tim tuan rumah yang masih terpuruk di dasar klasemen.
Bodo/Glimt, yang baru pertama kalinya lolos ke fase liga, tercatat belum sekalipun merasakan kemenangan dalam enam laga sebelumnya. Tim besutan Kjetil Knutsen itu hanya mampu mengumpulkan tiga poin dari hasil seri, membuat mereka tertinggal empat poin dari batas aman zona 24 besar. Hanya dua laga tersisa, kemenangan mutlak menjadi harga mati jika mereka ingin tetap bermimpi melangkah lebih jauh.
Kondisi fisik bisa menjadi modal utama Superlaget. Berbeda dengan City yang telah menjalani enam laga padat sejak awal tahun, Bodo/Glimt hanya memainkan dua laga uji coba setelah kompetisi domestik Norwegia berakhir November lalu. Mereka diharapkan tampil lebih segar dan siap memberikan kejutan.
Di sisi lain, Manchester City datang dengan beban psikologis. Performa The Citizens belakangan ini jauh dari kata meyakinkan. Dari enam laga di tahun 2026, mereka hanya menang dua kali, termasuk sekali atas klub kasta ketiga Inggris, Exeter City. Kekalahan 0-2 dari rival sekota, Manchester United, di akhir pekan semakin menyiratkan masalah yang tengah dihadapi Pep Guardiola.
Meski demikian, catatan City di Liga Champions masih cukup solid. Mereka menduduki peringkat kedelapan dengan 13 poin, hasil dari empat kemenangan, satu seri, dan satu kekalahan. Guardiola berharap kompetisi ini menjadi momentum kebangkitan untuk memperbaiki tren hasil yang buruk. Poin penuh di Norwegia juga vital untuk memperkuat peluang mereka finis di posisi 8 besar, yang memberikan keuntungan di babak knockout.
Skuad kedua tim tidak dalam kondisi terbaik. Bodo/Glimt harus absen tanpa Jostein Gundersen yang terkena suspensi dan Haitam Aleesami karena cedera. Sementara itu, Manchester City dilanda krisis pemain dengan belasan nama yang dipastikan absen akibat cedera dan suspensi, termasuk Josko Gvardiol, John Stones, Bernardo Silva, dan Ruben Dias. Phil Foden juga masih diragukan.
Dengan kondisi tersebut, Guardiola diprediksi akan melakukan rotasi. Pemain muda seperti Nico O’Reilly, Rayan Cherki, dan Tijjani Reijnders berpeluang besar mendapat tempat di starting XI, mendampingi mesin gol Erling Haaland.
Prakiraan Susunan Pemain:
Bodo/Glimt: Haikin
Sjovold, Nielsen, Bjortuft, Bjorkan; Evjen, Berg, Fet; Blomberg, Hogh, Hauge.
Manchester City
Donnarumma; Lewis, Khusanov, Alleyne, Ait-Nouri; Cherki, Reijnders, O’Reilly, Mukasa, Doku; Haaland. (wid/hdl)

1 day ago
13

















































