Ringkasan Berita
- Galatasaray menang tipis 1-0 atas Liverpool F.C. pada laga UEFA Champions League 2025/26.
- Gol tunggal dicetak oleh Mario Lemina pada menit ke-7 melalui sundulan.
- Liverpool sebenarnya lebih agresif dengan 15 tembakan, namun gagal menembus pertahanan tuan rumah.
- Sejumlah kartu kuning mewarnai laga, termasuk untuk Virgil van Dijk dan Dominik Szoboszlai.
- Pergantian pemain di babak kedua tidak mampu menyelamatkan Liverpool dari kekalahan.
Istanbul (pilar.id) – Galatasaray meraih kemenangan penting 1-0 atas Liverpool F.C. dalam pertandingan fase kompetisi UEFA Champions League musim 2025/26.
Gol semata wayang dalam pertandingan ini tercipta sangat cepat. Pada menit ke-7, gelandang asal Gabon, Mario Lemina, menyambut umpan sepak pojok yang diteruskan oleh Victor Osimhen. Sundulan jarak dekat Lemina tidak mampu dihentikan kiper Liverpool dan langsung membawa tuan rumah unggul.
Gol tersebut menjadi pembeda hingga pertandingan berakhir.
Liverpool Dominan Statistik, Tapi Mandul
Secara statistik, Liverpool sebenarnya tampil lebih agresif. Tim asal Inggris itu melepaskan 15 tembakan dengan enam di antaranya mengarah ke gawang.
Sebaliknya, Galatasaray hanya mencatatkan 11 tembakan dengan lima tepat sasaran.
Namun efektivitas menjadi faktor kunci. Meski memiliki jumlah peluang lebih banyak, lini depan Liverpool gagal memaksimalkan kesempatan.
Penguasaan bola kedua tim juga relatif seimbang di angka 50 persen. Liverpool mencatatkan akurasi operan lebih tinggi (79 persen) dibandingkan Galatasaray (74 persen), tetapi dominasi tersebut tidak berbuah gol.
Babak Kedua Penuh Pergantian Pemain
Memasuki babak kedua, Liverpool mencoba meningkatkan intensitas serangan melalui beberapa pergantian pemain.
Jeremie Frimpong masuk menggantikan Mohamed Salah pada menit ke-60. Sementara itu, Andy Robertson menggantikan Milos Kerkez.
Kemudian pada menit ke-73, Liverpool kembali melakukan perubahan dengan memasukkan Cody Gakpo untuk menggantikan Florian Wirtz.
Di kubu Galatasaray, rotasi juga dilakukan. Yunus Akgün dan Roland Sallai masuk pada menit ke-77, menggantikan Noa Lang dan Lemina yang mengalami cedera.
Menjelang akhir laga, pelatih Galatasaray memasukkan Ilkay Gündogan dan Eren Elmali untuk menjaga keseimbangan tim.
Laga Keras di Menit-Menit Akhir
Pertandingan juga diwarnai sejumlah pelanggaran keras yang berujung kartu kuning.
Bek Liverpool Virgil van Dijk mendapat kartu kuning pada menit ke-55. Disusul kartu untuk Ryan Gravenberch pada menit ke-88 dan Dominik Szoboszlai pada masa injury time.
Di kubu Galatasaray, kartu kuning diberikan kepada Davinson Sánchez pada menit ke-90.
Meski Liverpool terus menekan hingga tambahan waktu enam menit, pertahanan Galatasaray tetap solid hingga peluit panjang berbunyi.
Modal Penting Galatasaray di Liga Champions
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Galatasaray dalam persaingan di kompetisi elite Eropa. Mengalahkan klub sebesar Liverpool memberi dorongan moral besar bagi tim asal Turki tersebut.
Sementara itu, Liverpool harus segera memperbaiki efektivitas lini serang jika ingin menjaga peluang melaju lebih jauh di Liga Champions musim ini. (wid/hdl)

6 hours ago
7

















































