FKH UNAIR Inisiasi Desa Binaan Peternakan Bebek di Bojonegoro, Dorong Program Pengmas Berkelanjutan

17 hours ago 12

Summary Point

  • FKH UNAIR menginisiasi program desa binaan peternakan bebek di Kabupaten Bojonegoro.
  • Program diawali dengan bimbingan teknis sebelum penyaluran bantuan ternak.
  • Sebanyak 20 warga pra-sejahtera menerima paket bantuan dan pendampingan selama satu tahun.
  • Kolaborasi dengan Pemkab Bojonegoro memperkuat pembangunan peternakan rakyat berkelanjutan.
  • Program diharapkan menjadi model pengabdian masyarakat berdampak dan berkelanjutan.

Surabaya (pilar.id) – Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) Universitas Airlangga (UNAIR) kembali memperkuat perannya dalam pengabdian masyarakat melalui program berkelanjutan berbasis desa binaan. Kali ini, FKH UNAIR menggelar bimbingan teknis bagi peternak calon penerima bantuan ternak bebek di Kabupaten Bojonegoro.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin (19/1/2026) di Balai Desa Palembon, Kecamatan Kanor, tersebut menjadi tahap awal dari program bertajuk Peningkatan Kesehatan dan Nutrisi Hewan Ternak melalui Pencanangan Desa Binaan. Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas peternak rakyat melalui pendekatan edukatif, pendampingan jangka panjang, serta penguatan manajemen peternakan.

Fondasi Program Bantuan Ternak Berkelanjutan

Program pengabdian masyarakat ini merupakan hasil kolaborasi antara FKH UNAIR dan Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, khususnya melalui Dinas Peternakan dan Perikanan. Bimbingan teknis diposisikan sebagai langkah inisiasi strategis sebelum penyaluran bantuan ternak kepada masyarakat.

FKH UNAIR menekankan pentingnya kesiapan pengetahuan peternak terkait kesehatan hewan, nutrisi, dan tata kelola pemeliharaan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu memastikan bahwa bantuan ternak tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi benar-benar berkembang menjadi usaha produktif yang berkelanjutan.

Dalam program ini, sebanyak 20 warga pra-sejahtera terpilih menerima paket bantuan berupa bebek ternak, pakan, serta dukungan pembuatan kandang. Seluruh penerima akan mendapatkan pendampingan intensif selama satu tahun guna memastikan perkembangan ternak dan keberlanjutan usaha.

Edukasi Kesehatan Ternak dan Pendekatan Terpadu

Selain bimbingan teknis dasar, FKH UNAIR juga menghadirkan pakar di bidang kesehatan dan manajemen ternak. Materi yang diberikan mencakup pengenalan penyakit pada bebek, strategi pencegahan, hingga pemanfaatan obat tradisional sebagai bagian dari konsep peternakan terpadu.

Pendekatan ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi produksi, menekan risiko kerugian akibat penyakit ternak, serta mendorong peningkatan pendapatan peternak di wilayah Bojonegoro.

Sinergi dengan Program Pemerintah Daerah

Program desa binaan FKH UNAIR dinilai selaras dengan agenda Pemerintah Kabupaten Bojonegoro dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui sektor peternakan rakyat. Kolaborasi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah ini menjadi contoh sinergi pembangunan berbasis potensi lokal.

Melalui pendampingan berkelanjutan dan transfer pengetahuan berbasis keilmuan, program ini diharapkan mampu menjadi model pengembangan peternakan desa yang berdampak nyata, sekaligus berkontribusi pada penguatan ketahanan pangan dan pengentasan kemiskinan di tingkat lokal. (usm/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |