Inter Miami Resmi Lepas Oscar Ustari, Rekan Lama Lionel Messi di Timnas Argentina

1 day ago 10

Ringkasan Berita

  • Inter Miami mengumumkan pemutusan kontrak kiper Oscar Ustari secara mutual.
  • Keputusan diambil setelah perubahan komposisi penjaga gawang utama tim.
  • Ustari berperan penting dalam periode sukses klub, termasuk gelar MLS Cup.
  • Inter Miami tetap melanjutkan agenda pramusim di Amerika Latin.
  • Ustari kini berstatus bebas transfer di usia 40 tahun.

Miami (pilar.id) – Inter Miami kembali melakukan perombakan skuad menjelang musim baru Major League Soccer (MLS). Klub asal Florida tersebut secara resmi mengumumkan pemutusan kontrak penjaga gawang asal Argentina, Oscar Ustari, yang sebelumnya merupakan rekan satu generasi Lionel Messi di tim nasional Argentina.

Pengakhiran kerja sama ini dilakukan secara mutual dan mengakhiri perjalanan Ustari bersama Inter Miami yang dimulai sejak September 2024. Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi klub untuk membangun komposisi tim yang lebih kompetitif, seiring ambisi mempertahankan status sebagai kandidat kuat juara di musim mendatang.

Keputusan melepas Ustari tidak terlepas dari dinamika internal di posisi penjaga gawang. Dalam beberapa laga resmi terakhir, Ustari kehilangan tempat utama setelah Rocco Ríos Novo tampil konsisten dan dipercaya mengawal gawang hingga partai final MLS Cup. Situasi tersebut semakin diperkuat dengan kedatangan kiper tim nasional Kanada, Dayne St. Clair, yang menambah persaingan di sektor tersebut.

Padahal, di awal musim, Ustari sempat memainkan peran krusial. Ia menjadi pilihan utama saat Drake Callender absen akibat cedera dan tampil dalam sejumlah pertandingan penting, termasuk ajang Piala Dunia Antarklub FIFA. Namun, cedera bahu yang dialaminya membuat posisinya kembali tergeser dalam struktur tim utama.

Secara statistik, kontribusi Ustari bersama Inter Miami terbilang signifikan. Selama lebih dari satu musim, kiper berusia 40 tahun itu mencatatkan lebih dari 3.000 menit bermain, tampil dalam 40 pertandingan, serta membukukan sembilan clean sheet di berbagai kompetisi. Ia juga turut ambil bagian dalam perjalanan bersejarah klub yang berhasil meraih MLS Cup dan Supporters’ Shield, sekaligus mencetak rekor poin terbanyak dalam satu musim liga.

Di luar lapangan, pengalaman dan kepemimpinan Ustari disebut memberi dampak positif bagi ruang ganti tim, terutama di tengah skuad yang dihuni banyak pemain bintang dan talenta muda.

Sementara itu, meski terjadi perubahan komposisi pemain, Inter Miami tetap melanjutkan agenda pramusim mereka di Amerika Latin. Setelah menelan kekalahan dari Alianza Lima dan meraih kemenangan atas Atlético Nacional, tim asuhan pelatih utama Inter Miami dijadwalkan menghadapi Barcelona de Guayaquil di Ekuador, sebelum menutup rangkaian pramusim melawan Independiente del Valle pada 13 Februari mendatang.

Bagi Ustari, kepergiannya dari Inter Miami menandai babak baru dalam karier panjangnya di dunia sepak bola profesional. Mantan kiper Independiente tersebut kini berstatus bebas transfer. Sepanjang kariernya, ia pernah membela sejumlah klub di berbagai negara, termasuk Spanyol, Inggris, Meksiko, Chile, dan Amerika Serikat, serta pernah memperkuat Argentina di level internasional bersama Lionel Messi sejak menjuarai Piala Dunia U-20 pada 2005.

Dengan status barunya, masa depan Ustari kini menjadi perhatian, apakah ia akan melanjutkan karier sebagai pemain aktif atau mengambil peran lain dalam dunia sepak bola. (mad/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |