Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa UNJ Dorong Guru SD Produktif Menulis Karya Ilmiah

18 hours ago 12

loading...

UNJ menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Kemitraan Pemda dan Instansi Pendidikan di SDN Bukit Duri 05. Foto/UNJ.

JAKARTA - Tim dosen Program Studi S3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP) bersama dosen Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Jakarta (UNJ) menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) skema Kemitraan Pemda dan Instansi Pendidikan di SDN Bukit Duri 05, Jakarta Selatan, Rabu (13/5/2026).

Kegiatan tersebut difokuskan pada pendampingan penulisan artikel ilmiah bagi guru agar mampu menghasilkan publikasi yang memenuhi standar jurnal terakreditasi SINTA. Program ini juga menjadi bentuk upaya dalam meningkatkan profesionalisme guru sekolah dasar.

Inisiatif atas program ini lahir dari hasil analisis yang menunjukkan masih rendahnya produktivitas guru dalam menulis karya ilmiah dan mempublikasikan hasil penelitian baik praktik maupun pembelajaran. Padahal, berbagai pengalaman guru dalam menyelesaikan persoalan di kelas lebih bermanfaat bagi dunia pendidikan jika didokumentasikan dan dipublikasikan secara ilmiah.

Baca juga: UPN Veteran Jakarta Perkuat Literasi Digital Warga untuk Cegah Penyebaran Hoaks

Melalui publikasi, inovasi pembelajaran yang dilakukan guru dapat tersebar lebih luas dan menjadi inspirasi bagi pendidik lainnya. Dalam kegiatan ini, para peserta mendapatkan pelatihan teknis penulisan artikel ilmiah, strategi publikasi di jurnal akademik, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) sebagai asisten riset.

Para guru juga didampingi secara langsung dalam menyusun artikel agar siap dikirimkan ke jurnal terakreditasi. Menariknya, kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Program S2 dan S3 Penelitian dan Evaluasi Pendidikan (PEP) sebagai pendamping kelompok riset.

Kolaborasi antara dosen, mahasiswa, dan guru tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem akademik yang produktif di lingkungan sekolah. Ketua Tim Pengabdian, Iva Sarifah, mengatakan bahwa program pendampingan tidak berhenti pada pelatihan semata.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |