Kriminal sepekan, penipuan WO hingga polisi tahan Dirut Hanania Group

52 minutes ago 2

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah peristiwa kriminal yang terjadi selama sepekan terakhir masih menarik untuk dibaca hari ini antara lain polisi tahan Dirut Hanania Group terkait dugaan penipuan umrah hingga ungkap kantor WO yang diduga lakukan penipuan sudah tutup.

Berikut rangkumannya:

Polisi tahan Dirut Hanania Group terkait dugaan penipuan umrah

Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya menahan Direktur Utama (Dirut) PT Khazanah Tamma Internasional (Hanania Group) berinisial ASF terkait kasus dugaan penipuan dan penggelapan uang perjalanan ibadah umrah dengan total kerugian mencapai Rp12,14 miliar.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu, menjelaskan penahanan itu dilakukan setelah penyidik menetapkan ASF sebagai tersangka pada Jumat (29/5).

Baca selengkapnya di sini.

Mama Sinta kecewa wajahnya ditampilkan tanpa izin dalam "Pesta Babi"

Tokoh perempuan adat dan pejuang lingkungan dari Merauke, Papua Selatan, Yasinta Moiwend alias Mama Sinta menyambangi Polda Metro Jaya usai kecewa karena wajahnya ditampilkan di film "Pesta Babi" tanpa izin.

"Saya punya wajah ini di mana-mana mereka putar film itu, saya sakit hati. Tanpa izin dari saya. Maka itu saya datang ke Jakarta," katanya saat ditemui di Polda Metro Jaya, Jumat.

Baca selengkapnya di sini.

Wanita ditemukan meninggal dunia di hotel kawasan Kebayoran Baru

Seorang wanita berinisial L (20) ditemukan meninggal dunia di salah satu hotel kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

"Penyebab kematiannya masih kita selidiki,” kata Kapolsek Kebayoran Baru AKBP Nugrahadi kepada wartawan di Jakarta, Jumat.

Baca selengkapnya di sini.

Polda Metro Jaya gagalkan peredaran "cartridge" narkotika etomidate di Jakbar

Polda Metro Jaya menggagalkan upaya pendistribusian narkotika Golongan II jenis etomidate sebanyak 30 cartridge di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, dan mengamankan seorang pria berinisial MS (29) yang diduga berperan sebagai kurir.

Pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan narkotika di wilayah Jakarta Barat.

Baca selengkapnya di sini.

Polisi ungkap kantor WO yang diduga lakukan penipuan sudah tutup

Polres Metro Jakarta Timur mengungkapkan kantor penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) di kawasan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, yang diduga melakukan penipuan, sudah tutup.

"Anggota kami telah melakukan pengecekan terhadap kantor dari WO Marwah ini yang berada di JGC. Namun, hasil pengecekan kami bahwa terhadap kantor tersebut saat ini sudah tutup," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan di Jakarta, Senin.

Baca selengkapnya di sini.

Pewarta: Lifia Mawaddah Putri
Editor: M. Hari Atmoko
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |