Pasang Listrik di Bangunan Baru via PLN Mobile, Simak Tahapannya

16 hours ago 11

Summary Point

  • Penyambungan listrik adalah tahap final yang krusial agar bangunan baru bisa berfungsi optimal.
  • PLN menghadirkan kemudahan melalui aplikasi PLN Mobile untuk mengajukan pasang listrik baru secara penuh secara digital.
  • Prosesnya terintegrasi: dari pengajuan, verifikasi dokumen teknis (seperti SLO), hingga pembayaran, semua dalam satu aplikasi.
  • Pelanggan dapat memantau status permohonan secara real-time dan memilih instalatir resmi jika diperlukan.
  • Layanan resmi ini melindungi pelanggan dari potensi biaya tambahan tidak jelas dan praktik perantara yang merugikan.

Jakarta (pilar.id) – Pembangunan sebuah bangunan, baik rumah tinggal, usaha, maupun fasilitas umum, baru dapat dikatakan benar-benar selesai dan fungsional setelah tersambung dengan pasokan listrik. Tanpa daya listrik, aktivitas di dalamnya tidak akan bisa berjalan optimal.

Menyadari pentingnya kemudahan akses ini, PT PLN (Persero) kini menawarkan solusi yang jauh lebih praktis. Masyarakat tidak perlu lagi datang ke kantor pelayanan atau menghubungi call center untuk mengajukan permohonan penyambungan listrik baru. Semua proses kini dapat dilakukan secara digital melalui aplikasi resmi perusahaan, yaitu PLN Mobile.

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PT PLN, Gregorius Adi Trianto, menyatakan bahwa PLN Mobile dirancang sebagai platform satu atap untuk segala kebutuhan layanan kelistrikan. Menurutnya, layanan pasang baru secara digital ini merupakan tahap penting yang memudahkan masyarakat setelah pembangunan fisik selesai. Alur permohonan yang praktis dan dapat dipantau langsung oleh pelanggan menjadi nilai tambah layanan ini.

Aplikasi ini mengintegrasikan seluruh tahapan, mulai dari pengisian data, verifikasi, hingga pembayaran, dalam satu platform digital. Hal ini membuat proses administrasi menjadi lebih ringkas, efisien, dan mudah diikuti oleh semua kalangan.

Panduan Lengkap Pasang Listrik Baru via PLN Mobile:

Bagi yang ingin mengajukan permohonan penyambungan listrik baru (pasang baru) untuk bangunan, berikut adalah langkah-langkah yang harus diikuti melalui aplikasi PLN Mobile:

  • Unduh Aplikasi: Instal aplikasi “PLN Mobile” dari Play Store (Android) atau App Store (iOS).
  • Login/Registrasi: Buka aplikasi dan masuk menggunakan nomor ponsel. Jika belum memiliki akun, lakukan pendaftaran terlebih dahulu.
  • Akses Menu: Pada halaman utama, pilih menu “Pasang Baru Satu Pintu”.
  • Buat Permohonan: Ketuk opsi “Buat Permohonan” untuk memulai.
  • Isi Alamat: Masukkan alamat lengkap lokasi pemasangan listrik baru.
  • Tentukan Spesifikasi: Pilih daya listrik yang dibutuhkan (misalnya 900VA, 1300VA) serta jenis layanan: Pascabayar atau Prabayar (dengan pilihan nominal token awal).
  • Lengkapi Dokumen Teknis: Unggah data Sertifikat Laik Operasi (SLO) sebagai bukti instalasi listrik gedung sudah memenuhi standar keselamatan. Jika SLO belum ada, lengkapi data pemeriksaan instalasi, Nomor Identitas Instalasi (NIDI), dan pilih Lembaga Inspeksi Teknik.
  • Jika Belum Ada Instalasi: Untuk bangunan yang instalasi listriknya belum terpasang sama sekali atau belum memiliki NIDI, aplikasi menyediakan pilihan untuk memilih instalatir resmi yang terdaftar di Ditjen Ketenagalistrikan sesuai wilayah.
  • Verifikasi & Bayar: Setelah permohonan diverifikasi oleh sistem, pelanggan dapat melanjutkan ke tahap pembayaran biaya penyambungan langsung melalui aplikasi.

Pantau Status Real-Time

Keunggulan lain dari layanan digital ini adalah transparansi. Sepanjang proses berlangsung, pelanggan dapat memantau status dan perkembangan permohonan mereka kapan saja melalui menu “Daftar Riwayat” yang terdapat pada halaman profil di aplikasi PLN Mobile.

Gregorius menambahkan bahwa layanan ini tidak hanya bertujuan untuk memudahkan, tetapi juga melindungi masyarakat. Dengan mengajukan permohonan melalui kanal resmi PLN Mobile, pelanggan terhindar dari risiko informasi yang tidak akurat, biaya tambahan di luar ketentuan resmi, serta praktik perantara atau calo yang berpotensi merugikan.

Langkah digitalisasi layanan ini diharapkan dapat mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar listrik, sehingga bangunan yang telah selesai dibangun dapat segera dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. (ren/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |