Pengelola gedung diperiksa polisi terkait kasus dugaan penipuan WO di Bekasi

4 hours ago 10

Jakarta (ANTARA) - Polres Metro Jakarta Timur segera memeriksa pihak pengelola gedung di Bekasi terkait pendalaman kasus dugaan penipuan oleh penyelenggara pernikahan atau wedding organizer (WO) yang berkantor di kawasan Jakarta Timur.

"Mungkin, setelah ini kami akan melakukan pendalaman dan penyelidikan intensif untuk memeriksa saksi-saksi lainnya terkait dengan peristiwa tersebut. Mungkin, dari pihak gedung Islamic Center Bekasi, di mana pernikahan tersebut berlangsung," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Timur AKP Bayu Kurniawan di Jakarta, Senin.

Dia menyebutkan pemeriksaan itu dilakukan untuk menelusuri alur pembayaran lokasi atau venue pernikahan yang sebelumnya dipesan korban.

Terlebih, korban sebelumnya sempat menyampaikan WO Marwah diduga hanya membayarkan uang muka atau down payment (DP), dan belum melunasi biaya penggunaan gedung.

"Karena informasi dari korban bahwa dari catering Marwah ini hanya membayarkan DP ke gedung tersebut, belum melakukan pembayaran lunas," ujar Bayu.

Menurut dia, keterangan dari pihak pengelola gedung nantinya menjadi bagian penting dalam rangkaian penyelidikan guna mengungkap dugaan tindak pidana penipuan yang dilaporkan oleh korban.

"Mungkin, itu juga akan kami jadikan bagian dari rangkaian penyelidikan yang kami lakukan, pemeriksaan dari pihak gedung," ucap Bayu.

Baca juga: Polisi ungkap kantor WO yang diduga lakukan penipuan sudah tutup

Dalam kasus tersebut, Polres Metro Jakarta Timur telah menerima laporan polisi dari pasangan korban bernama Feni Indah Fitria dan Renaldi Zulfi. Keduanya melapor setelah merasa dirugikan oleh WO Marwah terkait penyelenggaraan acara pernikahan mereka.

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa dan mengklarifikasi tiga orang saksi. Salah satu saksi yang diperiksa merupakan anggota keluarga korban.

"Kami telah melakukan klarifikasi terhadap korban dan satu orang saksi yang merupakan adik dari pada saudari Feni. Sudah tiga orang yang sudah kita lakukan klarifikasi," jelas Bayu.

Tidak hanya memeriksa saksi, polisi juga telah melakukan pengecekan langsung ke kantor WO Marwah yang berlokasi di kawasan Jakarta Garden City (JGC), Cakung, Jakarta Timur. Namun saat didatangi petugas, kantor tersebut diketahui sudah tidak beroperasi.

"Saat ini juga dari anggota kami telah melakukan pengecekan terhadap kantor dari WO Marwah ini, yang berada di JGC. Namun, hasil pengecekan kami bahwa terhadap kantor tersebut saat ini sudah tutup," ungkap Bayu.

Pengecekan lokasi tersebut dilakukan untuk memastikan keberadaan kantor WO yang dilaporkan korban sekaligus mengumpulkan bahan keterangan tambahan dalam proses penyelidikan.

Polisi memastikan proses penyelidikan terus berlanjut dengan mengumpulkan alat bukti, memeriksa saksi tambahan, serta mendalami kemungkinan adanya korban lain dalam kasus serupa.

Baca juga: Selidiki dugaan penipuan, polisi cek kantor WO di JGC Jaktim

Baca juga: Pengantin rugi Rp85 juta imbas WO di Jaktim diduga kabur jelang nikah

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |