Jakarta (ANTARA) - Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Cikampek Korlantas Polri mengungkap kronologi kecelakaan beruntun yang melibatkan empat kendaraan di Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek Kilometer (KM) 26.600 Jalur B (arah Jakarta) pada Jumat.
Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Cikampek Korlantas Polri Kompol Sandy Titah Nugraha dalam keterangannya di Jakarta, Jumat, menjelaskan Kecelakaan yang terjadi pada pukul 05.01 WIB ini diduga kuat dipicu oleh kelalaian salah satu pengemudi yang tidak mengantisipasi jarak aman saat terjadi perlambatan arus lalu lintas di lajur cepat.
"Peristiwa bermula ketika keempat kendaraan bergerak searah dari arah Cikampek menuju Jakarta (Jaya). Setibanya di lokasi kejadian (KM 26.600), dua kendaraan yang berada di barisan depan tengah melaju di Lajur 4 (lajur paling kanan/cepat)," katanya.
Dua kendaraan tersebut adalah Jeep Lexus berpelat nomor B 2735 UJC dan kendaraanBYD Seal berpelat nomor B 1303 UDO.
"Di Lajur 4 tersebut, tiba-tiba terjadi perlambatan arus. Pengemudi Jeep Lexus dan BYD Seal di belakangnya secara refleks melakukan pengereman untuk menyesuaikan kecepatan," ujar Sandy.
Sandy menjelaskan melihat adanya perlambatan di Lajur 4, kendaraan ketiga yakni Isuzu Traga berpelat nomor B 9269 SVT yang dikemudikan oleh Fikriadi, mencoba melakukan manuver penyelamatan dengan berpindah ke Lajur 3 yang relatif lebih lengang.
"Namun, proses perpindahan lajur tersebut belum selesai sepenuhnya. Bagian ekor atau belakang mobil Isuzu Traga dilaporkan masih tertinggal dan menutup sebagian Lajur 4," jelasnya.
Selanjutnya pada saat yang bersamaan, meluncur truk ringan (light truck) berpelat nomor BE 8309 AML di Lajur 4, karena jarak yang sudah terlalu dekat dan kecepatan yang tidak sempat diredam, truk tersebut tidak mampu melakukan pengereman secara maksimal.
"Pengemudi truk ringan kurang mengantisipasi jarak aman. Upaya pengeremannya tidak sampai (blong/tidak terkejar), sehingga langsung menghantam bagian belakang Isuzu Traga yang belum sepenuhnya pindah lajur. Benturan keras ini memicu efek domino ke kendaraan di depannya," jelas Sandy.
Truk tersebut mendorong Isuzu Traga, yang kemudian beruntun menabrak BYD Seal, dan terakhir mendorong Jeep Lexus di barisan paling depan.
Sandy menjelaskan setelah tabrakan beruntun mereda, keempat kendaraan berhenti dengan posisi akhir, Jeep Lexus (Kendaraan 1), berhenti normal di Lajur 4 menghadap ke barat (Jakarta), BYD Seal (Kendaraan 2), berhenti normal di antara Lajur 3 dan Lajur 4 menghadap ke utara, Isuzu Traga (Kendaraan 3), berhenti normal di antara Lajur 3 dan Lajur 4 menghadap ke utara sedangkan Truk Ringan (Kendaraan 4), berhenti normal di Lajur 4 menghadap ke barat.
"Akibat tabrakan berantai ini, pengemudi BYD Seal atas nama Samuel Alexander mengalami luka-luka dan langsung dilarikan ke RS Siloam Bekasi Timur," ucap Sandy.
PT Jasamarga Transjawa Tol bergerak cepat terkait insiden kecelakaan di Km 26 B Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol Jauzy Anbiya menjelaskan bahwa berdasarkan laporan petugas di lapangan, insiden tersebut melibatkan empat kendaraan (KR) yang melaju dari arah Cikampek menuju Jakarta di lajur 4.
“Berdasarkan informasi dari petugas di lapangan, KR1 mengurangi kecepatan dan selanjutnya datang KR2, KR3, dan KR4 kurang mengantisipasi kondisi lalu lintas, sehingga terjadi tabrakan beruntun. Posisi akhir keempat KR normal di lajur 4 menghadap barat,” ujar Jauzy dalam keterangannya di Jakarta, Jumat.
Baca juga: Jasa Marga bergerak cepat terkait kecelakaan di Km 26 B Tol Japek
Baca juga: Jumat, empat mobil tabrakan beruntun di KM 26 Tol Japek arah Jakarta
Baca juga: JTT rekayasa lawan arah Tol Japek urai kepadatan lalu lintas
Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































