Surabaya (pilar.id) – Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Perwakilan Wilayah Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Jabanusa) bersama para Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) memperkuat kemitraan strategis dengan insan pers dan pimpinan media arus utama di Jawa Timur melalui kegiatan Media Engagement 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperluas edukasi publik mengenai pentingnya sektor hulu minyak dan gas bumi dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan sesi edukasi di Migas Corner Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang bertujuan memberikan pemahaman lebih komprehensif mengenai industri hulu migas kepada para peserta. Agenda kemudian dilanjutkan dengan forum silaturahmi dan olahraga bersama di kawasan Karangpilang, Surabaya.
Kegiatan tersebut dihadiri jajaran pimpinan redaksi, kepala biro media arus utama, serta perwakilan organisasi profesi wartawan dan konstituen Dewan Pers di Jawa Timur, di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), dan Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI).
Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Perwakilan Jabanusa, Febrian Ihsan, menjelaskan bahwa industri hulu migas merupakan sektor strategis yang membutuhkan investasi besar, teknologi tinggi, serta memiliki tingkat risiko operasional yang kompleks. Karena itu, stabilitas wilayah dan tersedianya informasi publik yang akurat dinilai menjadi faktor penting dalam mendukung keberlangsungan operasi industri migas.
Menurut Febrian, media memiliki peran strategis dalam menyampaikan informasi yang objektif kepada masyarakat, tidak hanya mengenai proses eksplorasi dan produksi migas, tetapi juga mengenai kontribusi sektor tersebut terhadap perekonomian nasional maupun manfaat yang diterima masyarakat di sekitar wilayah operasi.
SKK Migas Jabanusa juga menyampaikan apresiasi kepada insan pers di Jawa Timur atas konsistensi dalam menghadirkan pemberitaan yang objektif, berimbang, dan sesuai prinsip jurnalistik. Pemberitaan yang profesional dinilai mampu menciptakan iklim investasi yang kondusif sekaligus mendukung kelancaran berbagai proyek strategis sektor hulu migas.
Febrian menegaskan bahwa hubungan antara SKK Migas, KKKS, dan media akan semakin kuat apabila seluruh pihak menjadikan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) sebagai landasan dalam penyampaian informasi kepada publik. Dengan demikian, informasi yang diterima masyarakat dapat memberikan edukasi yang benar sekaligus memperkuat pemahaman mengenai pentingnya ketahanan energi bagi pembangunan nasional.
Sebagai bentuk komitmen terhadap transparansi dan penguatan edukasi, kegiatan Media Engagement 2026 diawali dengan kunjungan ke Migas Corner ITS. Fasilitas edukasi tersebut dirancang untuk memperkenalkan proses bisnis hulu migas, mekanisme kontrak kerja sama, hingga berbagai program tanggung jawab sosial dan lingkungan yang dijalankan oleh SKK Migas bersama KKKS.
Keberadaan Migas Corner di lingkungan perguruan tinggi diharapkan mampu menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, akademisi, dan masyarakat luas sehingga pemahaman mengenai industri migas dapat dibangun sejak dini melalui pendekatan akademik.
Dalam kegiatan ini, sejumlah KKKS yang beroperasi di wilayah Jabanusa turut berpartisipasi memperkuat kolaborasi, yakni PHE WMO, PEP Poleng Field, PEP Cepu Field, PEPC Zona 12, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), Kangean Energy Indonesia Limited, Husky-CNOOC Madura Limited (HCML), Searah Ketapang II Limited, Saka Indonesia Pangkah Limited, MedcoEnergi Madura Offshore, MedcoEnergi Sampang, Prima Energy Bawean, dan TIS Petroleum.
Melalui Media Engagement 2026, SKK Migas Jabanusa bersama seluruh KKKS berharap sinergi yang telah terjalin dengan media massa dapat terus diperkuat secara berkelanjutan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan informasi yang kredibel kepada masyarakat, mendukung keberlangsungan proyek-proyek strategis hulu migas di Jawa Timur, menjaga ketahanan energi nasional, serta memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi daerah dan masyarakat. (ret/hdl)

1 day ago
12































