Wali Kota Surabaya Apresiasi Kepedulian PT Suparma pada Warga, Dorong Dunia Usaha Perkuat Gotong Royong

16 hours ago 17

Surabaya (pilar.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan apresiasi kepada PT Suparma Tbk atas komitmennya menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) melalui penyaluran santunan kepada anak yatim piatu, bantuan sembako, hingga perlindungan jaminan sosial bagi pekerja rentan. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berharap langkah tersebut dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain untuk semakin aktif berkontribusi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Eri Cahyadi saat menghadiri kegiatan doa bersama yang diselenggarakan PT Suparma Tbk dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di halaman parkir perusahaan, Jalan Raya Mastrip Warugunung, Kecamatan Karangpilang, Surabaya, Minggu (30/8/2026).

Pada kegiatan tersebut, PT Suparma Tbk menyalurkan santunan dan paket sembako kepada 81 anak yatim piatu di Kelurahan Warugunung. Acara juga melibatkan BPJS Ketenagakerjaan dan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) sebagai bentuk sinergi antara dunia usaha, pemerintah, dan organisasi pekerja dalam memperkuat kepedulian sosial.

Santunan dan Perlindungan Sosial untuk Masyarakat

Selain bantuan bagi anak yatim, kegiatan tersebut juga menghadirkan berbagai bentuk perlindungan sosial kepada masyarakat dan pekerja. BPJS Ketenagakerjaan menyerahkan perlindungan Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM) kepada 500 pekerja rentan di Kota Surabaya.

Dalam kesempatan yang sama, sejumlah ahli waris dan penerima manfaat memperoleh santunan dari program BPJS Ketenagakerjaan. Di antaranya, ahli waris karyawan PT Suparma Tbk, Laode Awaludin, menerima manfaat senilai Rp242.419.310 yang mencakup Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, serta beasiswa pendidikan bagi maksimal dua anak.

Santunan juga diberikan kepada ahli waris Ari Sugiarto dengan total manfaat Rp145.587.760 yang meliputi Jaminan Kematian, Jaminan Hari Tua, Jaminan Pensiun, dan beasiswa bagi anak.

Sementara itu, perangkat RT/RW LPMK Kecamatan Karangpilang, Budi Susetiyo, menerima santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta. Nilai santunan yang sama juga diberikan kepada perangkat RT/RW LPMK Kecamatan Lakarsantri, Slamet Suhadi.

Eri Cahyadi: Kepedulian Sosial Adalah Kekuatan Bangsa

Dalam sambutannya, Wali Kota Eri Cahyadi menilai kegiatan sosial yang dilakukan PT Suparma bersama BPJS Ketenagakerjaan, SPSI, dan berbagai elemen masyarakat merupakan wujud nyata semangat gotong royong yang menjadi kekuatan bangsa.

Menurutnya, kepedulian perusahaan terhadap masyarakat sekitar tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada para penerima bantuan, tetapi juga mempererat hubungan harmonis antara dunia usaha dan lingkungan tempat perusahaan beroperasi.

Eri menyampaikan bahwa kolaborasi seperti ini menjadi modal penting dalam membangun Surabaya yang inklusif, di mana perusahaan tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial terhadap masyarakat.

Sejalan dengan Semangat Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menegaskan bahwa kegiatan tersebut selaras dengan Program Kampung Pancasila yang terus dikembangkan Pemerintah Kota Surabaya. Program tersebut bertujuan membangun lingkungan yang mengedepankan nilai kebersamaan, toleransi, dan saling membantu antarsesama.

Menurutnya, Kampung Pancasila bukan sekadar identitas sebuah wilayah, melainkan gerakan sosial yang mendorong masyarakat untuk saling menguatkan, terutama dalam membantu kelompok yang membutuhkan.

Ia menilai kepedulian yang ditunjukkan PT Suparma menjadi contoh nyata implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari melalui kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, pekerja, dan masyarakat.

Diharapkan Menjadi Inspirasi bagi Dunia Usaha

Pemkot Surabaya berharap kegiatan sosial yang diinisiasi PT Suparma Tbk dapat menjadi inspirasi bagi perusahaan lain di Kota Pahlawan untuk semakin aktif menjalankan program tanggung jawab sosial.

Menurut Eri Cahyadi, semakin banyak perusahaan yang berkontribusi terhadap kesejahteraan masyarakat, maka semakin kuat pula ekosistem gotong royong yang menjadi fondasi pembangunan Kota Surabaya.

Kolaborasi antara sektor swasta, pemerintah, BPJS Ketenagakerjaan, organisasi pekerja, dan masyarakat diyakini mampu memperluas manfaat pembangunan, sekaligus meningkatkan perlindungan sosial bagi kelompok rentan. Dengan semangat tersebut, Surabaya diharapkan terus tumbuh sebagai kota yang tidak hanya maju secara ekonomi, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. (usm/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |