Hong-kong (pilar.id) – Hong Kong Tourism Board (HKTB) mengajak wisatawan Indonesia menikmati rangkaian pengalaman wisata musim gugur 2026 yang berlangsung mulai pertengahan September hingga awal November. Agenda tersebut memadukan tradisi budaya, olahraga, kuliner, hingga perayaan Halloween yang menjadi bagian dari daya tarik Hong Kong sebagai salah satu destinasi Events Capital of Asia.
Rangkaian kegiatan musim gugur tersebut memberikan pilihan pengalaman bagi wisatawan, mulai menyaksikan festival lampion dan tradisi Tai Hang Fire Dragon Dance, bersepeda melintasi jembatan serta jalur perkotaan ikonis, hingga menikmati suasana malam dan kuliner di kawasan tepi laut.
Hong Kong menawarkan perpaduan budaya Timur dan Barat dalam satu destinasi yang relatif mudah dijelajahi. Wisatawan dapat menggabungkan pengalaman budaya, aktivitas luar ruang, hiburan, dan wisata kuliner dalam satu perjalanan.
Salah satu agenda pembuka musim gugur adalah Mid-Autumn Festival. Pada 17-27 September 2026, Victoria Park akan menjadi lokasi pameran lampion Festival Pertengahan Musim Gugur berskala internasional.
Pameran tersebut akan menampilkan Qinhuai Lanterns dari Nanjing serta International Lantern Corridor yang menghadirkan karya seni perayaan dari lebih dari 20 negara. Kehadiran berbagai karya lampion tersebut memperlihatkan posisi Hong Kong sebagai titik temu budaya dengan memadukan tradisi lokal dan berbagai ekspresi budaya dari mancanegara.
Tidak jauh dari Victoria Park, wisatawan juga dapat menyaksikan Tai Hang Fire Dragon Dance pada 24-26 September 2026. Tradisi tersebut memasuki penyelenggaraan ke-147 dan tercatat dalam Daftar Nasional Warisan Budaya Takbenda Tiongkok.
Pertunjukan tersebut menghadirkan naga sepanjang 67 meter yang dihiasi dan diterangi sekitar 12.000 dupa menyala. Prosesi naga api itu akan memenuhi kawasan Tai Hang dengan cahaya, asap, musik, dan atmosfer perayaan yang menjadi salah satu pengalaman budaya khas Hong Kong.
Setelah agenda budaya, wisatawan dapat menikmati pengalaman berbeda melalui Sun Hung Kai Properties Hong Kong Cyclothon yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 11 Oktober 2026.
Ajang bersepeda tahunan tersebut kembali dengan rute baru dan menghadirkan balapan internasional level elite. Lebih dari 6.500 kuota disediakan untuk dua kategori bersepeda nonkompetitif.
Kedua rute nonkompetitif akan dimulai dan berakhir di Museum Drive, West Kowloon Cultural District, dengan latar pemandangan Victoria Harbour.
Rute sepanjang 56 kilometer mengusung konsep “Five Tunnels, Three Bridges” dan melintasi enam distrik. Peserta akan melewati sejumlah terowongan, termasuk Cheung Tsing Tunnel, Nam Wan Tunnel, Eagle’s Nest Tunnel, dan Sha Tin Heights Tunnel.
Rute tersebut juga membawa peserta melintasi Tsing Ma Bridge, Ting Kau Bridge, dan Stonecutters Bridge, serta Central Kowloon Bypass yang menghubungkan kawasan Yau Ma Tei dan Kai Tak. Sejumlah ruas dalam jalur tersebut akan digunakan untuk ajang bersepeda untuk pertama kalinya.
Sementara itu, rute 32 kilometer bertajuk “Two Tunnels, Two Bridges” menawarkan pengalaman yang lebih singkat dengan kombinasi lanskap perkotaan dan alam. Rute ini melewati Cheung Tsing Tunnel, Nam Wan Tunnel, Stonecutters Bridge, dan Ting Kau Bridge.
Hong Kong Cyclothon tidak hanya ditujukan bagi masyarakat yang ingin bersepeda. Penonton juga dapat menikmati balapan melalui area khusus di Museum Drive yang dilengkapi layar raksasa.
Rangkaian acara juga dimeriahkan Cyclothon Carnival yang berlangsung di Great Lawn of Art Park sejak pagi hingga malam. Pengunjung dapat menikmati pertunjukan panggung, aktivitas olahraga, permainan keluarga, kerajinan tangan, perlengkapan bersepeda, hingga beragam pilihan makanan.
Dari sisi kompetisi, ajang tersebut juga menghadirkan UCI Class 1.1 Road Race. Balapan internasional itu akan menggunakan lintasan baru sepanjang 100 kilometer dengan karakter jalur bergelombang.
Sekitar 100 pesepeda kelas dunia dari 17 tim elite yang mewakili 11 negara dan wilayah dijadwalkan ambil bagian. Komposisinya mencakup enam UCI WorldTeams, enam UCI ProTeams, empat UCI Continental Teams, serta Hong Kong, China Cycling Team.
Hong Kong Cyclothon tahun ini juga memperkenalkan World University Trophy dalam kategori 56 kilometer. Kompetisi tersebut mempertemukan pesepeda mahasiswa dari berbagai universitas di Hong Kong, Tiongkok Daratan, dan negara lainnya.
Chairman Hong Kong Tourism Board Dr Peter Lam mengatakan Hong Kong Cyclothon dirancang untuk menghadirkan pengalaman bersepeda yang merepresentasikan karakter khas kota tersebut. Peserta maupun wisatawan dapat menikmati perpaduan antara lanskap metropolitan, pelabuhan, jembatan, dan berbagai landmark Hong Kong.
Rangkaian agenda musim gugur tersebut memperkuat pilihan wisata bagi wisatawan Indonesia yang ingin berkunjung ke Hong Kong pada periode September hingga awal November 2026. Selain agenda utama berupa festival budaya dan olahraga, wisatawan juga dapat melengkapi perjalanan dengan pengalaman bersantap di kawasan tepi laut, menjelajahi kawasan kota, serta menikmati berbagai kegiatan Halloween.
Dengan perpaduan tradisi lokal, acara olahraga internasional, hiburan, dan pengalaman kota yang khas, Hong Kong menawarkan pilihan perjalanan yang dapat disesuaikan dengan minat wisatawan. Rangkaian agenda tersebut sekaligus memperkuat citra Hong Kong sebagai destinasi yang memadukan pengalaman budaya autentik, event berskala internasional, serta berbagai aktivitas yang sulit ditemukan di destinasi lain. (hdl)

13 hours ago
13











































