Ringkasan Berita
- Roma terancam gagal finis empat besar setelah performa menurun.
- Pisa berada di dasar klasemen dan berpotensi degradasi.
- Laga di Olimpico menjadi momentum penting bagi Roma untuk bangkit.
- Pisa masih kesulitan mencetak gol, terutama di laga tandang.
Roma (pilar.id) – Pertandingan antara AS Roma melawan Pisa SC pada pekan Serie A, Sabtu (11/4) pukul 01.45 WIB di Stadion Olimpico, menjadi laga krusial bagi tuan rumah.
Roma tengah berada dalam tekanan besar setelah hanya meraih satu kemenangan dari empat laga terakhir. Situasi ini membuat posisi mereka di klasemen merosot ke peringkat enam dan semakin menjauh dari zona Liga Champions.
Tim asuhan Gian Piero Gasperini kini tertinggal empat poin dari posisi empat besar, dengan kompetisi menyisakan tujuh pertandingan. Kondisi tersebut memaksa Roma untuk meraih kemenangan demi menjaga peluang tampil di kompetisi elite Eropa musim depan.
Pertahanan Rapuh Jadi Masalah Utama
Penurunan performa Roma terlihat jelas dari lini belakang. Dalam beberapa pekan terakhir, mereka kebobolan 12 gol—jumlah yang sama dengan akumulasi kebobolan dalam tiga bulan sebelumnya.
Kekalahan telak dari Inter Milan menjadi bukti rapuhnya pertahanan tim ibu kota. Dalam laga tersebut, Roma bahkan sudah tertinggal sejak menit awal dan gagal bangkit sepanjang pertandingan.
Meski demikian, bermain di kandang sendiri bisa menjadi keuntungan besar. Roma tercatat cukup solid di Olimpico dengan 10 kemenangan dari 15 laga kandang musim ini.
Pisa di Ambang Degradasi
Di sisi lain, Pisa datang dengan kondisi jauh dari ideal. Klub asal Tuscany itu saat ini terpuruk di dasar klasemen dengan hanya mengoleksi 18 poin.
Tim yang kini dilatih Oscar Hiljemark tersebut masih kesulitan keluar dari tren negatif. Sejak pergantian pelatih pada Februari, Pisa hanya meraih satu kemenangan dari delapan pertandingan.
Masalah terbesar mereka terletak pada produktivitas gol. Pisa gagal mencetak gol dalam lima dari tujuh laga terakhir, bahkan belum mencetak satu gol pun di laga tandang sejak Hiljemark mengambil alih tim.
Kondisi Skuad: Roma Pincang, Pisa Tak Lengkap
Roma harus menghadapi laga ini tanpa beberapa pemain kunci seperti Paulo Dybala dan Artem Dovbyk yang masih cedera.
Namun, mereka masih memiliki andalan di lini depan, Donyell Malen, yang tampil impresif sejak bergabung pada Januari dengan torehan tujuh gol.
Selain itu, Lorenzo Pellegrini berpeluang mencatatkan momen spesial. Gelandang sekaligus kapten Roma itu hanya membutuhkan satu gol lagi untuk mencapai 50 gol di Serie A, bertepatan dengan penampilan ke-300-nya.
Sementara itu, Pisa juga kehilangan sejumlah pemain penting akibat cedera, meski nama berpengalaman seperti Juan Cuadrado sudah kembali ke bangku cadangan.
Prediksi Pertandingan
Secara kualitas dan performa, Roma jauh lebih unggul dibandingkan Pisa. Meski sedang mengalami penurunan, sulit membayangkan tuan rumah gagal meraih kemenangan di kandang sendiri.
Dengan tekanan besar untuk tetap bersaing di papan atas, Roma diprediksi akan tampil agresif sejak awal. Sebaliknya, Pisa kemungkinan besar akan bermain defensif sambil berharap mencuri peluang dari serangan balik. (mad/hdl)

1 day ago
13

















































