Jakarta (ANTARA) - Seorang pemuda bernama Ahmad Suwandi (26) masih dalam pencarian setelah diduga tenggelam di aliran Kali Ciliwung, Jalan Tomang Banjir Kanal, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Rabu (8/7) malam.
Menurut keterangan keluarga, korban diduga menceburkan diri ke kali saat berusaha menghindari kejaran sejumlah orang tidak dikenal.
Kakak korban, Syaiful Bahri mengatakan, sang adik sedang nongkrong bersama dua temannya di tanggul. Sekitar pukul 23.30 WIB, mereka didatangi sejumlah orang tidak dikenal.
"Nah, tiba-tiba tuh kayak ada orang, lima orang kayak buser gitu penampilannya (orang tidak dikenal), ya kan. Nah, nangkap mereka orang, gitu," kata Syaiful saat ditemui di lokasi kejadian, Kamis.
Berdasarkan informasi yang diterima Syaiful, sang adik dan temannya saat itu berusaha lari dari kejaran orang tidak dikenal tersebut.
Ketika teman-teman adiknya melarikan diri ke arah jalan, sang adik yang panik memilih berlari ke arah kali dan menceburkan diri.
Menurut Syaiful, sang adik yang adalah pekerja gudang tidak pernah bermasalah sebelumnya. Syaiful pun tidak mengetahui alasan adiknya dikejar orang tidak dikenal tersebut.
"Ya sepengetahuan saya, saya sering komunikasi sama teman-teman saya, 'Adik saya gimana?' 'Oh baik-baik aja sih, nggak ada masalah apa-apa', gitu," tambah Syaiful.
Bahkan, kata Syaiful, teman adiknya yang berhasil kabur dan tidak diketahui keberadannya itu, sempat diinterogasi oleh pengurus setempat untuk menanyakan masalah yang sebenarnya terjadi.
Saat diinterogasi, mereka menegaskan bahwa tidak ada indikasi apapun yang membuat korban dikejar orang tidak dikenal.
"Mereka orang lagi pada nongkrong aja enggak ada indikasi. Nggak ada indikasi apa-apa. Nggak ada apa-apa tiba-tiba langsung lima orang itu langsung ngelilingin adek saya dan teman-temannya itu," tutur dia.
Teman korban, Davi mengungkapkan, pada malam itu, sejumlah orang tidak dikenal itu tiba-tiba langsung mendatangi korban yang sedang nongkrong.
"Posisisnya kayaknya (korban) lagi sama temennya juga, nah temannya kabur ke bawah, nah si Ahmad (korban) lari ke kali," jelas Davi.
Davi mengatakan, orang tidak dikenal itu datang menggunakan sepeda motor. Mereka disebut datang tidak dilengkapi dengan senjata tajam (sajam) atau senjata lainnya.
"Nah korban sempat berenang, itu sekitar jam 12 malam, terus pas saya ngelihat ke tengah, dia gini-gini (melambaikan tangan), udah ngap-ngapan," jelas Davi.
Sementara itu, Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Barat, Syaiful Kahfi menyampaikan, proses pencarian masih dilakukan oleh petugas BPBD dengan menyisir kali.
"Sampai sekarang yang bersangkutan belum ditemukan," jelas dia.
Berdasarkan laporan yang ia dapat, terdapat orang tercebur ke kali setelah disebut dikejar sejumlah orang tak dikenal.
"Penyebabnya kurang tau kalau dugaannya, pokoknya pas petugas datang udah tenggelam," jelas dia.
Baca juga: Korban tenggelam di Kali Cengkareng belum ditemukan hingga hari kelima
Baca juga: Seorang pemuda nekat ceburkan diri ke kali di Jakbar
Baca juga: Tim SAR temukan jasad pemuda mengapung di Sungai Way Katibung
Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Alviansyah Pasaribu
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































