Jakarta (ANTARA) - Beberapa pengendara sepeda motor merasa resah dengan maraknya aksi pencurian paku marka jalan yang bisa memantulkan cahaya (mata kucing) di pembatas jalur di sekitar bawah jalan (underpass) kawasan Cawang, Jakarta Timur.
"Resah pasti, cuma gimana namanya pencuri, cuma kan disayangkan ya. Itu reflektor jalan ada cahaya lampunya kalau malam, dibuat biar tahu ada pembatas," kata salah satu pengendara sepeda motor, Sibarani (63).
Menurut dia saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) di Cawang, Jakarta Timur, Rabu, aksi tersebut dapat membahayakan keselamatan pengendara, terutama pada malam hari.
Apalagi, Sibarani menyebutkan, mata kucing memiliki fungsi penting sebagai penanda jalur agar pengendara dapat melihat batas jalan saat kondisi minim pencahayaan.
"Resah pasti, namanya maling. Di sini sering terjadi kecelakaan lalu lintas. Lampu-lampu ini kan baru, masa sudah langsung dicuri," katanya.
Baca juga: Polisi periksa tiga saksi kasus percobaan curanmor bersenpi di Jaktim
Hal serupa dikatakan pengendara motor lainnya, yakni Ardi (38) yang menilai hilangnya mata kucing membuat pengendara khususnya pengguna sepeda motor kesulitan melihat batas jalur pada malam hari.
Hal ini berpotensi memicu kecelakaan, terutama bagi pengendara yang melaju dengan kecepatan tinggi.
"Kalau tidak ada penanda, orang dari jauh dengan kecepatan tinggi bisa nabrak beton atau tiang yang ada di situ," kata Ardi.
Ardi berharap aparat Kepolisian dapat segera menangkap pelaku pencurian agar kejadian serupa tidak terulang.
Selain itu, dia juga meminta petugas terkait melakukan pengecekan rutin terhadap fasilitas jalan demi menjaga keselamatan pengguna jalan di kawasan tersebut.
"Harapannya pelaku ditangkap biar tidak ada kejadian berulang. Petugas juga harus rutin mengecek supaya fasilitas tetap berfungsi," ujar Ardi.
Baca juga: Pencurian motor pakai senpi di Jagakarsa diselidiki
Viral di media sosial Instagram @jakarta.terkini seorang pria bertopeng terekam kamera tengah mencongkel mata kucing jalan secara paksa di sekitar underpass Cawang, Jakarta Timur.
Dalam video yang beredar, pria tersebut terlihat menggunakan palu untuk melepaskan mata kucing yang tertanam di badan jalan.
Peristiwa itu disebut terjadi pada Selasa (10/2) dini hari. Beberapa kali pria bertopeng itu tampak memungut mata kucing yang berhasil dicongkelnya.
Terlihat sebuah gerobak dengan karung putih di bagian belakang, yang diduga digunakan untuk menampung hasil congkelan.
Akibatnya, bekas congkelan terlihat jelas di badan jalan. Sebagian mata kucing hanya menyisakan rangka besi, sementara lainnya hilang hingga menyisakan aspal yang terkelupas.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































