Jakarta (ANTARA) - Polisi memeriksa tiga saksi untuk mendalami kasus percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) yang pelakunya bersenjata api di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Sudah memeriksa tiga saksi terkait dengan adanya aksi percobaan pencurian sepeda motor di Duren Sawit," kata Kapolsek Duren Sawit Kompol Sutikno saat dikonfirmasi di Jakarta, Rabu.
Sutikno membenarkan adanya peristiwa percobaan pencurian sepeda motor tersebut. Dia menyebut, korban telah membuat laporan ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Duren Sawit.
"Kita juga sudah mengambil rekaman kamera pengawas (Closed Circuit Television/CCTV). Saat ini sedang dalam upaya untuk mengidentifikasi pelaku," katanya.
Meski demikian, polisi belum dapat memastikan kebenaran adanya letusan tembakan seperti yang dinarasikan di media sosial. "Masih identifikasi, masih kami lakukan penyelidikan maksimal," katanya.
Baca juga: Aksi pencuri bersenjata api gasak motor digagalkan warga di Jaktim
Viral di media sosial aksi percobaan pencurian sepeda motor (curanmor) dengan senjata api di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur.
"Saya kira ada orang yang mau lihat-lihat kosan atau tukang paket. Dia diam-diam masuk ke sini. Tapi pas dilihat, gerak-geriknya mencurigakan," kata pemilik kost, Soni saat ditemui di tempat kejadian perkara (TKP) di Duren Sawit, Jakarta Timur, Rabu.
Soni mengungkapkan, kejadian itu berlangsung sekitar pukul 18.30 WIB. Saat itu, dia tengah memantau kondisi lingkungan melalui layar kamera pengawas CCTV di dalam rumahnya.
Awalnya, Soni mengira ada orang yang hendak melihat kamar kos atau kurir paket yang masuk ke area kost-annya.
Merasa curiga, Soni kemudian keluar rumah untuk memastikan. Namun, dia sempat terpeleset karena lantai licin dan tidak mengenakan alas kaki.
Baca juga: Curanmor bersenpi di Duren Sawit diduga komplotan yang sama
Saat itulah, salah satu pelaku menyadari keberadaannya dan langsung mengeluarkan senjata api.
Menurut Soni, pelaku berjumlah dua orang. Salah satu di antaranya membawa dan mengacungkan senjata api untuk mengancam korban agar tidak mendekat.
Aksi tersebut juga terekam dalam rekaman CCTV yang kemudian beredar di media sosial. Tak hanya mengancam, pelaku juga sempat melepaskan tembakan ke udara saat dikejar oleh istri Soni.
Aksi ini diduga dilakukan oleh komplotan yang sama dengan pelaku sebelumnya. Kejadian serupa juga pernah terjadi di tempat yang sama dua pekan sebelumnya, tepatnya pada 19 Januari 2026.
Satu unit sepeda motor milik salah seorang penghuni kost berhasil dicuri oleh pelaku tak dikenal. Saat itu, pelaku berhasil meloloskan diri setelah membawa kabur sepeda motor milik penghuni yang tinggal di bagian belakang rumah kost.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
















































