Polisi kantongi identitas pelaku pembunuhan ibu dan anak di Tambora

2 days ago 4

Jakarta (ANTARA) - Kepolisian telah mengantongi identitas pelaku pembunuhan terhadap seorang ibu dan anaknya di Jalan Angke Barat RT 5/2 Angke, Tambora, Jakarta Barat.

"Sekarang kami sudah kantongi inisial pelaku," ungkap Wakil Kepala Satuan Reserse Kriminal (Wakasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Barat AKP Dimitri Mahendra kepada wartawan di Jakarta pada Senin.

Kendatipun demikian, polisi belum membeberkan inisial pelaku lantaran masih dalam pengejaran.

"Sedang dilakukan pengejaran oleh Tim Jatantras, Resmob dan Unit Reskrim Polsek Tambora, Jakarta Barat. Nanti lebih lengkapnya disampaikan oleh pimpinan di saat sudah terungkap," ujar Dimitri.

Baca juga: Luka pada mayat ibu dan anak di Tambora akibat kekerasan benda tumpul

Hingga hari ini, Kepolisian telah memeriksa total delapan saksi buntut kasus pembunuhan ibu dan anak berinisial TSL (59) dan ES (35) tersebut.

Delapan saksi yang diperiksa itu termasuk anak korban TSL yang berinisial R, yang juga melaporkan kehilangan ibu dan kakaknya ke Kepolisian.

"Termasuk yang melaporkan, kemudian saksi-saksi lain, tetangga, kemudian yang mendukung kita untuk siapa pelakunya," ujar Dimitri.

Namun demikian, Kepolisian belum membeberkan identitas para saksi selain anak laki-laki dari korban.

Baca juga: Polisi periksa 8 saksi buntut kasus pembunuhan ibu-anak di Tambora

Pihaknya sudah melakukan pemeriksaan, namun namanya tidak bisa disebutkan karena masih dalam tahap penyelidikan. "Dan kami mohon doanya agar pelaku (pembunuhan) segera kami ungkap dan tangkap," ungkap Dimitri.

Penemuan mayat wanita berinisial TSL dan anak perempuannya yang berinisial ES dalam bak penampungan air di rumah korban di Jalan Angke Barat RT 5/2 Angke, Tambora, Jakarta Barat, pada Kamis (6/3) malam merupakan kasus pembunuhan.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Arfan Zulkan Sipayung membenarkan ibu dan anak tersebut dibunuh oleh seseorang.

"Ya benar, dua wanita ditemukan sudah meninggal di dalam toren dalam rumah, korban pembunuhan," kata Arfan di Jakarta pada Sabtu (8/3).

Baca juga: Polisi selidiki penemuan jasad orang tak dikenal di Koja

Pewarta: Redemptus Elyonai Risky Syukur
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2025

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |