Todongkan senpi ke sekuriti, pelaku curanmor gagal beraksi di Jaktim

15 hours ago 8

Jakarta (ANTARA) - Dua pelaku pencurian sepeda motor (curanmor) yang gagal saat hendak beraksi di Jalan Pendidikan, Komplek IKIP, Duren Sawit, Jakarta Timur, Minggu (22/2) dini hari sempat menodongkan senjata api ke petugas keamanan (sekuriti).

Pemilik sepeda motor, Muhammad Isan Alfalah menceritakan peristiwa itu terjadi setelah ia tengah menyantap sahur dan hendak tidur kembali sekira pukul 05.30 WIB.

"Saya sudah sempat mau pulas tidur, istri bangunin ada maling dan melihat sepeda motor saya jatuh, dan ada sekuriti komplek. Saya tanya malingnya kabur ke mana," kata Isan di Duren Sawit, Jakarta Timur, Senin.

Dia mengatakan tindakan pelaku itu kepergok oleh petugas keamanan komplek yang sedang berpatroli. Petugas keamanan juga sempat mengejar pelaku tersebut.

Dalam pengejaran itu, pelaku sempat mengeluarkan senjata api dan menodongkannya ke petugas keamanan agar tidak lagi dikejar.

Kemudian, salah satu petugas keamanan komplek itu sempat memukul dengan tongkat, namun pelaku tetap berupaya membawa kabur sepeda motor tersebut.

Bahkan, pelaku lolos dari sisi kiri saat seluruh portal di komplek itu ditutup. Pelaku menaiki pot tanaman buatan setinggi sekitar 10 sentimeter.

Baca juga: Warga duga pelaku percobaan curanmor di Otista orang yang sama

Isan mengaku mendengar suara teriakan maling di depan rumahnya dan melihat sepeda motor Yamaha N-Max miliknya sudah terjatuh.

Menurut dia, dari keterangan sekuriti, maling sepeda motor yang berjumlah dua orang itu kabur ke arah portal akses keluar.

Beberapa sekuriti kemudian dapat mencegat pelaku dan menangkapnya lantaran sudah hafal jalan keluar.

"Sempat dipantau pakai HT kan kaburnya ke mana. Dia sempat balik ke depan gang komplek sini dan keluar lewat samping portal yang sudah ditutup," ucap Isan.

Dia menyebutkan sekuriti komplek keamanan itu sempat diancam akan ditembak saat pelaku menodongkan senjata api.

Beruntung, kata dia, para sekuriti tidak ada yang ditembak dan sepeda motornya masih selamat dari aksi pencurian.

"Alhamdulillah, semua selamat, sepeda motor saya juga selamat. Kalau saya tidak sempat diancam, hanya sekuriti yang dapat ancaman mau ditembak," terang Isan.

Baca juga: Diduga bawa senjata api, dua pelaku curanmor gagal beraksi di Jaktim

Sebelumnya, pada hari yang sama, Minggu (22/2), percobaan pencurian sepeda motor terjadi di Jalan Raya Otista III, Jatinegara, sekitar pukul 09.30 WIB dan viral di media sosial Instagram @kabar.otista.

Dalam video yang beredar, terlihat aksi yang dilakukan oleh orang tak dikenal, yang mengenakan pakaian tertutup berupa jaket, masker, dan helm berwarna hitam. Peristiwa itu terjadi di depan salah satu toko kecantikan di kawasan Jalan Otista III.

Setelah itu, percobaan pencurian sepeda motor kembali terjadi di Jalan Raya Otista, Jatinegara, pada Minggu (22/2) pukul 12.00 WIB, yang viral di media sosial Instagram @beritamatraman.

Dalam video yang beredar, nampak aksi yang juga dilakukan oleh orang tak dikenal, yang mengenakan pakaian tertutup berupa jaket, masker, dan helm berwarna hitam.

Pegawai toko langsung keluar mengejar pelaku, kemudian terlihat barang yang diduga senjata api jatuh dari kantong pelaku dan diambil kembali oleh pelaku. Pegawai toko sempat lari menghindar ketakutan dan kembali menyelamatkan motornya.

Baca juga: Viral terekam CCTV, aksi cepat percobaan curanmor di Otista III Jaktim

Baca juga: Polisi periksa tiga saksi kasus percobaan curanmor bersenpi di Jaktim

Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Rr. Cornea Khairany
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |