London (pilar.id) – Arsenal berpeluang menorehkan sejarah baru di Premier League saat menghadapi Crystal Palace pada pekan terakhir Liga Inggris 2025-2026 di Selhurst Park, Minggu waktu setempat. Meski duel sesama klub London itu tak lagi menentukan posisi klasemen, The Gunners tetap memiliki motivasi besar untuk menutup musim dengan rekor impresif.
Tim asuhan Mikel Arteta sudah memastikan gelar juara Premier League pada pertengahan pekan lalu. Sementara Crystal Palace dipastikan finis di papan bawah, dengan posisi akhir antara peringkat ke-14 hingga ke-16.
Fokus kedua tim sebenarnya sudah mulai tertuju ke kompetisi Eropa. Palace akan menghadapi Rayo Vallecano pada final UEFA Conference League, sedangkan Arsenal bersiap melawan Paris Saint-Germain di final Liga Champions pekan depan.
Namun demikian, laga terakhir liga tetap penting bagi Arsenal karena kemenangan dapat memperkuat status mereka sebagai salah satu tim terbaik dalam sejarah Premier League modern.
Arsenal Dekati Rekor Pertahanan Terbaik Premier League
Kemenangan 1-0 atas Burnley sebelumnya menghadirkan catatan defensif luar biasa bagi Arsenal. Dalam pertandingan tersebut, Burnley gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran ke gawang David Raya.
Itu menjadi pertandingan keenam musim ini di mana lawan Arsenal tidak mampu menghasilkan shot on target. Jika Crystal Palace kembali gagal mengancam gawang Arsenal, maka skuad Arteta akan mencetak rekor baru Premier League dengan tujuh pertandingan tanpa menghadapi satu pun tembakan tepat sasaran dalam semusim.
Catatan enam pertandingan sebelumnya menyamai rekor Manchester City musim 2017-2018 dan 2019-2020, sejak statistik tersebut mulai didokumentasikan pada musim 2003-2004.
Tak hanya itu, Arsenal juga telah membukukan 29 kemenangan tanpa kebobolan di semua kompetisi musim ini. Mereka hanya terpaut satu laga dari rekor klub sepanjang masa yang dibuat tim Arsenal era 1970-1971.
Musim tersebut dikenang sebagai salah satu periode paling sukses dalam sejarah klub London Utara itu setelah meraih gelar ganda Liga Inggris dan Piala FA. Kini, Arsenal berpeluang mengulang pencapaian serupa dengan kombinasi trofi Premier League dan Liga Champions.
Gabriel Jesus Berpeluang Jadi Pembeda
Menjelang final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain, Arteta diperkirakan akan melakukan rotasi pemain saat menghadapi Crystal Palace. Situasi itu membuka peluang bagi Gabriel Jesus untuk tampil sejak menit awal.
Penyerang asal Brasil tersebut menjalani musim yang tidak mudah bersama Arsenal. Ia baru mencetak lima gol dari 26 penampilan dan hanya dua kali menjadi starter di Premier League musim ini.
Posisinya di lini depan juga mulai tergeser setelah Kai Havertz dan Viktor Gyokeres lebih sering menjadi pilihan utama. Dengan kontrak yang tersisa hingga akhir musim depan, masa depan Jesus di Emirates Stadium mulai menjadi bahan spekulasi menjelang bursa transfer musim panas.
Meski demikian, statistik menunjukkan Jesus memiliki rekam jejak impresif pada laga penutup musim Premier League. Ia tercatat terlibat langsung dalam tujuh gol pada pekan terakhir liga, terdiri dari lima gol dan dua assist.
Jumlah tersebut menjadi yang terbanyak di antara seluruh pemain aktif Premier League saat ini. Catatan itu membuat Jesus diprediksi tetap bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Crystal Palace.
Musim lalu, ia juga tampil tajam saat menghadapi Palace dengan mencetak total lima gol dari dua pertandingan berbeda di Premier League dan EFL Cup.
Arsenal Incar Penutup Musim Sempurna
Selain memburu rekor defensif, Arsenal juga berpeluang melampaui koleksi 84 poin Liverpool pada musim 2024-2025. Jika berhasil menang di Selhurst Park, tim Arteta akan mengakhiri musim dengan perolehan poin lebih tinggi dibanding tujuh tim juara Premier League milik Manchester United di era sebelumnya.
Situasi tersebut memperlihatkan konsistensi Arsenal sepanjang musim, terutama dalam keseimbangan permainan menyerang dan bertahan.
Dengan final Liga Champions di depan mata, laga kontra Crystal Palace bukan sekadar formalitas bagi Arsenal. Pertandingan itu dapat menjadi momentum penting untuk menjaga mental juara sekaligus mempertegas dominasi mereka di sepak bola Inggris musim ini. (wid)

5 hours ago
11















































