Ringkasan Berita
- Como dan Roma sama-sama mengoleksi 51 poin dan bersaing di papan atas Serie A.
- Laga digelar di Stadio Giuseppe Sinigaglia pada 16 Maret 2026.
- Como datang dengan momentum kemenangan atas Cagliari.
- Roma menghadapi jadwal padat serta beberapa pemain cedera dan skorsing.
- Donyell Malen menjadi andalan baru Roma di lini serang.
- Duel diprediksi berlangsung ketat dengan pertarungan taktik dua pelatih.
Como (pilar.id) – Pertandingan penting akan tersaji saat Como 1907 menjamu AS Roma dalam lanjutan Serie A musim 2025/2026. Laga yang digelar di Stadio Giuseppe Sinigaglia, Minggu (15/3/2026) pukul 18.00 CEST, diprediksi berlangsung sengit karena kedua tim sama-sama mengoleksi 51 poin dan bersaing ketat di papan atas klasemen.
Pertemuan di tepi Danau Como ini bukan sekadar laga biasa. Posisi empat besar menjadi taruhan bagi kedua tim yang tengah berusaha mengamankan tiket kompetisi Eropa musim depan.
Momentum Positif Como
Tim tuan rumah datang dengan modal penting setelah meraih kemenangan tandang yang cukup sulit atas Cagliari pada pekan sebelumnya.
Di bawah arahan pelatih Cesc Fàbregas, Como menunjukkan perkembangan signifikan musim ini. Mereka dikenal sebagai tim yang solid, disiplin, serta memiliki organisasi permainan yang rapi.
Catatan pertahanan Como juga cukup impresif. Hingga saat ini mereka baru kebobolan 21 gol, menyamai catatan Roma dan menjadi salah satu yang terbaik di liga.
Fàbregas menekankan pentingnya mentalitas dan keberanian timnya menghadapi lawan besar seperti Roma. Ia menilai pertandingan ini akan berlangsung dengan tempo tinggi dan menuntut konsentrasi penuh.
Selain itu, dukungan penuh dari suporter di stadion diharapkan menjadi energi tambahan bagi tim tuan rumah.
Roma Datang dengan Tantangan Besar
Di kubu tamu, tim besutan Gian Piero Gasperini menghadapi jadwal yang cukup padat. Roma baru saja memainkan laga kompetisi Eropa melawan Bologna FC dan harus kembali fokus ke liga hanya beberapa hari kemudian.
Performa Roma dalam beberapa pekan terakhir juga belum sepenuhnya stabil. Dalam enam laga liga terakhir, mereka hanya meraih dua kemenangan, sementara sisanya berakhir dengan dua hasil imbang dan dua kekalahan.
Situasi semakin menantang karena beberapa pemain kunci dipastikan absen. Bek Evan Ndicka terkena skorsing, sementara lini depan kehilangan beberapa nama seperti Artem Dovbyk, Paulo Dybala, dan Evan Ferguson akibat cedera.
Meski demikian, Roma masih memiliki kedalaman skuad yang cukup kuat. Pemain baru Donyell Malen menjadi tumpuan serangan setelah tampil impresif dengan enam gol sejak bergabung pada bursa transfer musim dingin.
Duel Taktik Menarik
Pertemuan ini juga diprediksi menghadirkan duel taktik menarik antara dua pelatih dengan gaya permainan berbeda.
Como dikenal mengandalkan organisasi permainan yang rapi dan pendekatan taktis yang disiplin. Sementara Roma bermain dengan intensitas tinggi, pressing agresif, serta memaksimalkan kekuatan fisik di area penalti lawan.
Statistik menunjukkan Roma sangat efektif dalam menciptakan peluang dari tekanan tinggi serta situasi bola mati. Mereka juga termasuk tim dengan jumlah operan di kotak penalti terbanyak di Serie A musim ini.
Rekor Pertemuan di Como
Sepanjang sejarah, kedua tim telah bertemu 13 kali di kandang Como. Hasilnya cukup berimbang:
- Como menang: 5 kali
- Imbang: 4 kali
- Roma menang: 4 kali
Pada pertemuan terakhir di stadion yang sama pada Desember 2024, Como sukses meraih kemenangan dramatis lewat gol pada masa tambahan waktu dari Alessandro Gabrielloni dan Nico Paz.
Detail Pertandingan
- Kompetisi: Serie A 2025/2026
- Pertandingan: Como vs Roma
- Tanggal: Senin 16 Maret 2026
- Kick-off: 00.00 WIB
- Stadion: Stadio Giuseppe Sinigaglia
- Wasit: Davide Massa
(mad/hdl)

7 hours ago
6

















































