Festival Ramadan 1447 H di Jakarta Selatan: Wali Kota M Anwar Salurkan Santunan untuk 1.300 Dhuafa dan Marbut

5 hours ago 4

Ringkasan Berita

  • Wali Kota Jakarta Selatan M Anwar menyalurkan santunan kepada 1.300 penerima dalam Festival Ramadan 1447 H.
  • Penerima terdiri dari 1.000 dhuafa dan 300 marbut masjid di wilayah Jakarta Selatan.
  • Santunan diberikan kepada guru ngaji, guru TPA/TPQ, guru honor madrasah, anak yatim, dan bantuan pendidikan.
  • Pengumpulan ZIS Jakarta Selatan 2025 mencapai Rp78 miliar dari target Rp85 miliar.
  • Kecamatan Kebayoran Lama dan Kelurahan Ulujami menjadi pengumpul ZIS terbanyak.
  • Pemkot Jaksel mendorong kolaborasi CSR perusahaan untuk memperkuat program sosial Baznas Bazis.

Jakarta (pilar.id) – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan bersama Baznas Bazis Jakarta Selatan menyalurkan santunan kepada 1.300 penerima manfaat dalam rangkaian kegiatan Festival Ramadan 1447 Hijriah.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh M Anwar, Wali Kota Administrasi Jakarta Selatan, di Ruang Rapat Dirgantara Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Jumat (13/3).

Kegiatan yang mengusung tema “Ramadhan Berzakat, Jakarta Selatan Bermartabat” ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian sosial selama bulan Ramadan, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS).

Santunan untuk Dhuafa dan Marbut Masjid

Dalam kegiatan tersebut, santunan diberikan kepada 1.000 dhuafa dan 300 marbut masjid yang tersebar di wilayah Jakarta Selatan.

Kelompok dhuafa yang menerima bantuan mencakup berbagai kalangan, di antaranya:

  • guru ngaji
  • pengajar TPA, TKA, dan TPQ
  • guru honor madrasah
  • anak yatim
  • bantuan biaya pendidikan bagi keluarga kurang mampu

M Anwar menjelaskan bahwa kegiatan Festival Ramadan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga bentuk nyata program sosial pemerintah daerah bersama Baznas Bazis untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.

Dorong Peningkatan Pengumpulan ZIS

Selain penyaluran santunan, acara tersebut juga menjadi momentum evaluasi pengumpulan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Jakarta Selatan.

Wali Kota M Anwar menekankan pentingnya kolaborasi berbagai pihak agar penghimpunan ZIS dapat meningkat pada tahun-tahun berikutnya. Menurutnya, lembaga pengelola zakat tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat maupun sektor swasta.

Ia juga mengajak perusahaan di wilayah Jakarta Selatan untuk menyalurkan program Corporate Social Responsibility (CSR) melalui Baznas Bazis agar bantuan sosial dapat dikelola secara transparan dan tepat sasaran.

Dana yang terkumpul, kata Anwar, juga digunakan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, termasuk mereka yang mengalami kesulitan biaya pengobatan dan tidak tercakup dalam program jaminan kesehatan nasional.

Pengumpulan ZIS 2025 Capai Rp78 Miliar

Ketua Pelaksana Wilayah Baznas Bazis Jakarta Selatan, Ahmad Kahfi, menyampaikan bahwa target pengumpulan ZIS Jakarta Selatan pada 2025 ditetapkan sebesar Rp85 miliar.

Namun hingga akhir tahun, total dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp78 miliar. Dana tersebut berasal dari berbagai sumber, di antaranya:

  • zakat Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Selatan
  • kontribusi perusahaan melalui zakat dan CSR
  • infak dan sedekah masyarakat
  • Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
  • kegiatan sosial dan keagamaan lainnya

Ahmad Kahfi juga menyampaikan apresiasi kepada para muzakki dan donatur yang telah berkontribusi dalam program pengumpulan ZIS selama tahun 2025.

Kecamatan dan Kelurahan Pengumpul ZIS Terbanyak

Dalam Festival Ramadan tersebut, Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga memberikan penghargaan kepada kecamatan dan kelurahan yang mencatatkan pengumpulan ZIS tertinggi sepanjang 2025.

Untuk tingkat kecamatan, penghargaan diberikan kepada:

  • Kecamatan Kebayoran Lama – Rp4,1 miliar
  • Kecamatan Jagakarsa – Rp1,4 miliar
  • Kecamatan Pesanggrahan – Rp900 juta
  • Sementara pada tingkat kelurahan, penghargaan diberikan kepada:
  • Kelurahan Ulujami – Rp1,7 miliar
  • Kelurahan Gandaria Selatan – Rp889 juta
  • Kelurahan Pondok Pinang – Rp812 juta

Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi wilayah lain untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam kegiatan zakat dan sedekah.

Perkuat Solidaritas Sosial Selama Ramadan

Melalui Festival Ramadan 1447 H, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Selatan berharap semangat berbagi di tengah masyarakat semakin meningkat.

Program penyaluran santunan dan penghimpunan ZIS dinilai menjadi salah satu instrumen penting dalam memperkuat solidaritas sosial serta membantu masyarakat yang membutuhkan, khususnya selama bulan Ramadan. (usm/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |