Gaya Hidup Sehat Gen Z, Komix Herbal Dorong Kombinasi Literasi Digital dan Pemanfaatan Herbal

7 hours ago 6

Jakarta (pilar.id) – PT Bintang Toedjoe kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan literasi kesehatan masyarakat melalui program edukatif bertajuk Komix Herbal Goes to School. Program ini digelar sepanjang November hingga Desember 2025 di sejumlah kota di Indonesia, menyasar pelajar tingkat SMA dan SMK sebagai bagian dari upaya membangun gaya hidup sehat di kalangan Generasi Z.

Sejumlah kota yang telah menjadi lokasi kegiatan antara lain Banjarmasin, Jambi, Tanjung Pinang, Padang, Banda Aceh, Pekanbaru, Bengkulu, Palembang, Bandar Lampung, hingga Mataram. Program ini juga direncanakan terus berlanjut ke berbagai daerah lain di seluruh Indonesia.

Mengusung tema “Generasi Sehat, Generasi Herbal: Saatnya Gen Z Mengenal Herbal!”, kegiatan ini bertujuan membekali remaja dengan pengetahuan mengenai herba asli Indonesia, pemahaman swamedikasi yang benar, serta literasi digital dalam memilah informasi kesehatan yang beredar di ruang digital.

Public Relations PT Bintang Toedjoe, Zaini Ahsan Prahendra, menekankan pentingnya edukasi kesehatan sejak usia sekolah, khususnya terkait swamedikasi yang tepat dan bertanggung jawab.

“Melalui Komix Herbal Goes to School, kami ingin mendekatkan manfaat herba Indonesia kepada Gen Z dengan cara yang relevan dan mudah dipahami. Remaja perlu dibekali pengetahuan kesehatan sejak dini, termasuk bagaimana melakukan swamedikasi secara tepat dan memilih produk yang aman. Kami percaya generasi muda yang teredukasi akan tumbuh menjadi masyarakat yang lebih sehat, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, PT Bintang Toedjoe melibatkan para ahli dari Ikatan Apoteker Indonesia (IAI), perwakilan badan dan lembaga kesehatan dalam negeri, serta praktisi media. Para narasumber ini mengajak pelajar mengenal potensi herba asli Indonesia sebagai bahan obat herbal untuk swamedikasi sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya literasi media digital.

Dokter Muhammad Nafi’ Rizqi A, dokter umum sekaligus content creator muda, menjelaskan bahwa swamedikasi dapat menjadi langkah awal dalam menangani gejala penyakit ringan jika dilakukan dengan benar.

“Swamedikasi atau pengobatan mandiri memang telah jadi langkah pertama yang dapat dilakukan sebelum penanganan lebih lanjut ke dokter. Jika dilakukan benar, swamedikasi mampu membantu meringankan beban fasilitas kesehatan, terutama di daerah dengan akses layanan yang belum merata. Dengan pemahaman yang cukup, remaja dapat memilih produk pengobatan secara tepat, aman, dan bertanggung jawab.”

Remaja Cerdas Mengelola Obat dan Informasi Digital

Dalam sesi talkshow, peserta diperkenalkan pada prinsip pengelolaan obat secara bertanggung jawab melalui panduan DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, Buang) dari IAI, serta cara mengecek keamanan produk obat dan herbal melalui CEK KLIK (Kemasan, Label, Izin edar, Kedaluwarsa) dari BPOM. Pemahaman ini dinilai penting agar remaja mampu melakukan pengobatan mandiri yang aman sesuai aturan.

Selain itu, literasi digital juga menjadi fokus utama kegiatan. Sebagai generasi digital native, Gen Z dihadapkan pada derasnya arus informasi di media sosial, termasuk risiko misinformasi kesehatan yang semakin kompleks dengan hadirnya teknologi kecerdasan buatan.

Melalui edukasi ini, peserta diajak untuk lebih kritis dalam memilah informasi, memeriksa kebenaran sumber, serta bertanggung jawab dalam menyebarkan konten, khususnya yang berkaitan dengan kesehatan.

Gen Z Didorong Jadi Agen Perubahan

Program Komix Herbal Goes to School telah berjalan sejak akhir 2024 dan direncanakan terus berlangsung hingga 2026 sebagai bentuk komitmen jangka panjang Komix Herbal dalam membentuk Generasi Sehat, Generasi Herbal.

Dengan melibatkan pelajar secara langsung bersama para ahli kesehatan dan media, manfaat program ini diharapkan tidak hanya dirasakan secara personal, tetapi juga dapat ditularkan ke keluarga, lingkungan sekitar, hingga masyarakat luas melalui pemanfaatan media sosial secara positif.

“Kami berharap program ini mampu menumbuhkan kesadaran Gen Z untuk menerapkan gaya hidup sehat, memanfaatkan bahan alam Indonesia secara bijak, serta menjadi agen perubahan di lingkungan terdekat melalui pemanfaatan media sosial secara positif,” tutup Zaini Ahsan Prahendra. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |