HUT ke-76 Satpol PP dan ke-64 Satlinmas, Pramono Anung Dorong Jakarta Makin Aman dan Humanis

21 hours ago 19

Jakarta (pilar.id) — Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendorong Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) terus memperkuat pelayanan yang humanis tanpa mengurangi ketegasan dalam menjaga ketenteraman dan ketertiban umum di Jakarta.

Pesan tersebut disampaikan Pramono saat menghadiri syukuran HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satlinmas di Teater Besar Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (8/9/2026). Kegiatan itu diikuti 1.045 peserta sekaligus dirangkai dengan pemberian penghargaan kepada sejumlah pelaku penyelenggaraan ketenteraman, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat (Trantibumlinmas).

Pramono menilai peran Satpol PP dan Satlinmas semakin penting di tengah kompleksitas persoalan perkotaan. Menurutnya, ketertiban tidak semata-mata berkaitan dengan penegakan aturan, tetapi juga menciptakan rasa aman sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas dan kegiatan ekonomi dengan nyaman.

Karena itu, ia meminta pendekatan humanis yang mulai diperkuat Satpol PP terus dipertahankan. Ketegasan aparat, kata Pramono, perlu diimbangi kemampuan berkomunikasi, berdialog, menunjukkan empati, serta menghormati masyarakat dalam menjalankan tugas di lapangan.

Salah satu pendekatan yang mendapat perhatian adalah gerakan 4S, yakni Senyum, Salam, Sapa, dan Santun. Pramono berharap nilai tersebut menjadi bagian dari perilaku anggota Satpol PP ketika berinteraksi dengan masyarakat, tanpa mengurangi kewibawaan maupun ketegasan aparat dalam menegakkan ketertiban.

Menurut Pramono, perubahan karakter pelayanan tersebut penting untuk membangun dan mempertahankan kepercayaan publik. Aparatur yang mampu bersikap humanis sekaligus tegas dinilai akan memperkuat citra pelayanan pemerintah di tengah masyarakat.

Pramono juga mengingatkan jajaran Satpol PP dan Satlinmas untuk meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai tantangan Jakarta. Risiko kedaruratan, termasuk potensi kebakaran pada musim kemarau maupun kondisi lain yang membutuhkan penanganan cepat, menuntut aparat mampu melakukan mitigasi sejak dini.

Ia mencontohkan keterlibatan Satpol PP ketika pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor atau Car Free Day di kawasan Sudirman-Thamrin dihentikan lebih awal akibat paparan debu vulkanik. Dalam situasi tersebut, jajaran Satpol PP turut membagikan masker dan berkoordinasi dengan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan serta perangkat daerah terkait.

Respons tersebut, menurut Pramono, menggambarkan pentingnya koordinasi lintas instansi dalam menghadapi kondisi yang berkembang cepat. Satpol PP dan Satlinmas tidak hanya dituntut mampu menjaga ketertiban, tetapi juga adaptif terhadap situasi darurat dan perubahan karakter risiko perkotaan.

Sebagai kota global, Jakarta membutuhkan aparatur yang profesional, berintegritas, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Pramono meminta kemampuan komunikasi dan pemanfaatan teknologi terus diperkuat agar pelayanan kepada masyarakat semakin efektif.

Ia juga mengajak seluruh jajaran menguatkan semangat “Jaga Jakarta” sebagai bagian dari upaya mewujudkan Jakarta yang aman, tertib, nyaman, dan humanis. Semangat tersebut dinilai penting untuk membangun kepercayaan warga, pelaku usaha, serta masyarakat internasional terhadap Jakarta.

Selain penguatan sumber daya manusia dan pelayanan, Pramono menyampaikan rencana penyediaan markas komando (Mako) Satpol PP yang lebih representatif. Rencana tersebut telah dibahas bersama Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno dan Sekretaris Daerah DKI Jakarta Uus Kuswanto.

Pramono meminta Kepala Satpol PP DKI Jakarta menyiapkan rancangan dan perencanaan kebutuhan kantor tersebut. Meski pemerintah daerah berada dalam situasi efisiensi anggaran, pembangunan fasilitas yang mendukung pelaksanaan tugas tetap akan dipertimbangkan dengan prinsip efisiensi.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Provinsi DKI Jakarta Satriadi Gunawan menyampaikan bahwa penyelenggaraan Trantibumlinmas di Jakarta secara umum berjalan aman dan kondusif. Kondisi tersebut, menurutnya, tidak terlepas dari sinergi jajaran pemerintah hingga tingkat kelurahan serta partisipasi masyarakat.

Satriadi mengatakan Satpol PP terus melakukan pembenahan dan transformasi dalam menjalankan tugas. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui penerapan gerakan 4S sebagai pedoman perilaku anggota ketika berinteraksi dengan masyarakat.

Dalam kegiatan syukuran tersebut, Pemprov DKI Jakarta juga memberikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang dinilai berkontribusi dalam penyelenggaraan Trantibumlinmas. Penghargaan antara lain diberikan melalui kategori Lurah Peduli Trantibum, Satpol PP Sahabat Sekolah, anggota Satlinmas, dan Prabu Jakarta Inspiratif.

Peringatan HUT ke-76 Satpol PP dan HUT ke-64 Satlinmas menjadi momentum bagi Pemprov DKI Jakarta untuk memperkuat kembali peran dua unsur tersebut dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tantangan Jakarta sebagai kota metropolitan sekaligus kota global membuat profesionalisme, kesiapsiagaan, dan pendekatan humanis menjadi semakin penting.

Dengan semangat “Jaga Jakarta”, Pramono berharap Satpol PP dan Satlinmas mampu terus meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus mempertahankan ketegasan dalam menjalankan tugas. Perpaduan antara ketertiban, kenyamanan, dan pendekatan humanis dinilai menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik terhadap Jakarta.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |