Perwira polisi terluka saat penggerebekan gudang uang palsu di Tangsel

19 hours ago 12

Jakarta (ANTARA) - Subdit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menjelaskan seorang perwira polisi mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat berupaya mengamankan gudang pembuatan uang palsu di kawasan industri Taman Tekno BSD, Setu, Kota Tangerang Selatan, Banten, Jumat (21/8) malam.

​Dalam operasi penindakan tersebut, Kanit II Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Kompol Yulianto Timang mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat berupaya mengamankan lokasi.

​Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Metro Jaya Kombes Pol. Victor D. Mackbon mengatakan insiden cedera tersebut tidak menghentikan jalannya operasi hingga seluruh area terkendali dan empat terduga pelaku berhasil diamankan.

​"Kompol Yulianto mengalami luka akibat terkena pecahan kaca saat penggerebekan. Namun, yang bersangkutan tetap menunjukkan dedikasi dan keberanian dalam menjalankan tugas. Ini merupakan bagian dari risiko penegakan hukum di lapangan," kata Victor dalam keterangannya di Jakarta, Minggu.

Ia menyebutkan ​dari lokasi penggerebekan, petugas menyita sekitar 360.000 lembar kertas menyerupai uang pecahan Rp100.000 beserta berbagai peralatan produksi.

Baca juga: Polisi buru aktor lain pembuatan uang palsu di Tangsel

"Barang bukti yang disita meliputi mesin cetak empat warna, mesin potong, printer, mesin pembuat plat film, mesin sinar ultraviolet (UV), tinta, plat cetak, laptop, telepon seluler, hingga pasokan bahan baku kertas," ucapnya.

​Victor menjelaskan, saat ini pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif untuk mendalami peran masing-masing terduga pelaku yang ditangkap. Penyidikan juga diarahkan untuk membongkar jaringan peredaran serta menelusuri asal-usul pasokan bahan baku produksi.

​"Kami akan terus mendalami rangkaian perkara ini berdasarkan barang bukti dan hasil pemeriksaan. Setiap pihak yang terbukti terlibat akan ditindaklanjuti sesuai fakta penyidikan," kata Victor.

​Polda Metro Jaya turut mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan ketelitian saat bertransaksi menggunakan uang tunai.

Masyarakat diminta segera melapor ke kantor kepolisian terdekat apabila menemukan indikasi peredaran maupun aktivitas pembuatan uang palsu di lingkungan sekitar.

Baca juga: Dua residivis terlibat sindikat uang palsu Rp36 miliar di Tangsel

Baca juga: Polda Metro bongkar pabrik uang palsu di Tangsel, empat pelaku dibekuk

Pewarta: Ilham Kausar
Editor: Syaiful Hakim
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |