Jakarta (ANTARA) - Kepolisian melakukan tes urine terhadap tiga pemuda yang diduga melakukan pemetaan (mapping) peredaran narkoba di wilayah RT 013/005 Gang Dalang, Munjul, Anggrek Loka, Cipayung, Jakarta Timur.
"Kita akan lakukan cek urine untuk proses penyelidikan terhadap tiga pemuda tersebut," kata Kapolsek Cipayung Kompol Saut Parulian Tobing saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.
Tes urine tersebut untuk memastikan ada tidaknya keterlibatan penyalahgunaan narkotika.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Cipayung, Iptu Edy Handoko mengatakan, meski saat diamankan tidak ditemukan barang bukti narkotika, pemeriksaan tetap dilakukan sesuai prosedur.
"Betul, tidak ada barang buktinya. Baru akan 'mapping'. Nanti tindak lanjutnya akan saya cek urine dulu," ujar Edy.
Baca juga: Tiga pemuda ditangkap karena diduga "mapping" narkoba di Cipayung
Menurut dia, tes urine menjadi langkah awal untuk mengetahui apakah ketiga pemuda tersebut positif mengonsumsi narkotika. Hasil tes tersebut akan menjadi dasar bagi kepolisian dalam menentukan langkah hukum selanjutnya.
Selain itu, Edy menjelaskan, ketiga pemuda itu diduga hendak mengambil barang yang dipesan melalui komunikasi telepon. Namun, saat dilakukan pengecekan, nomor yang diduga digunakan untuk transaksi sudah tidak aktif.
"'Mapping' itu mencari atau mengambil. Jadi mungkin dia belinya lewat telepon. Pas kita cek, nomor teleponnya sudah mati," ujar Edy.
Edy menambahkan, pihaknya masih mendalami keterangan para pemuda tersebut, termasuk menelusuri kebenaran pengakuan mereka. Polisi juga masih melakukan pendataan terkait identitas dan usia ketiganya.
Hingga kini, ketiga pemuda tersebut masih diamankan di Polsek Cipayung sambil menunggu hasil tes urine dan pemeriksaan lanjutan. Polisi memastikan proses penanganan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur.
Baca juga: Dua pria asal Lampung ditangkap karena edarkan ekstasi di Jakpus
Terkait pemeriksaan saksi, Polsek Cipayung untuk sementara ini belum ada saksi yang dimintai keterangan secara resmi.
Polisi mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing, namun tetap menyerahkan penanganan kepada aparat penegak hukum agar tidak terjadi tindakan main hakim sendiri.
Adapun aksi warga mengamankan tiga pemuda diduga melakukan pemetaan (mapping) peredaran narkoba tersebut viral di media sosial @info.munjul.
Kecurigaan warga muncul setelah gerak-gerik para pemuda dinilai mencurigakan saat berada di gang tersebut pada malam hari.
"Ini lagi mapping nih, ini motornya, ada-ada aja dah bulan puasa," kata warga dalam video tersebut.
Baca juga: Polisi gagalkan peredaran ganja 15,5 kilogram di Stasiun Tanah Abang
Warga kemudian mengamankan ketiganya untuk dimintai keterangan. Saat diamankan, para pemuda itu mengaku tinggal di kawasan Sepakat 5, Cilangkap.
Selain mengamankan terduga pelaku, warga juga turut menyita kendaraan yang digunakan serta barang bukti yang diduga narkotika.
Selanjutnya, ketiga pemuda tersebut diserahkan ke pihak Polsek Cipayung guna proses identifikasi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Pewarta: Siti Nurhaliza
Editor: Sri Muryono
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.


















































