Setahun Pramono Anung–Rano Karno Pimpin Jakarta, Pertumbuhan Ekonomi Lampaui Nasional dan 97 Persen Program Quick Win Tuntas

2 hours ago 3

Ringkasan Berita

  • Setahun kepemimpinan Pramono–Rano, Jakarta mencatat pertumbuhan ekonomi 5,21%, melampaui nasional.
  • Peringkat Global City Jakarta naik dari 74 ke 71.
  • Anggaran KJP dan KJMU senilai hampir Rp2 triliun dipertahankan.
  • 97% dari 40 program Quick Win telah diselesaikan.
  • Normalisasi Sungai Ciliwung dan penambahan rute Transjabodetabek jadi prioritas 2026.
  • Pemprov memperluas ruang terbuka hijau, layanan kesehatan, dan bantuan sosial.

Jakarta (pilar.id) — Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menggelar refleksi satu tahun kepemimpinan Gubernur Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno dalam acara “Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah” di Taman Ayodya, Jumat (20/2).

Momentum tersebut menjadi ajang pemaparan kinerja sekaligus konsolidasi arah pembangunan Jakarta sebagai kota global yang inklusif dan berkelanjutan.

Peringkat Global dan Ekonomi Menguat

Dalam paparannya, Gubernur Pramono menyampaikan apresiasi kepada jajaran ASN dan DPRD DKI Jakarta atas kolaborasi pembangunan selama setahun terakhir. Salah satu indikator yang disorot adalah kenaikan peringkat Global City Jakarta dari posisi 74 menjadi 71 dalam kurun 10 bulan.

Di sektor ekonomi, pertumbuhan Jakarta tercatat sebesar 5,21 persen, melampaui angka nasional 5,11 persen. Bahkan pada triwulan IV, pertumbuhan mencapai 5,71 persen. Pemerintah daerah juga mencatat adanya perbaikan pada indikator ketimpangan pendapatan (gini ratio) dan peningkatan kesempatan kerja.

Meski demikian, Pemprov mengakui tantangan ketimpangan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan secara bertahap melalui kebijakan yang terukur.

Anggaran Pendidikan dan Bansos Dipertahankan

Pemprov DKI memastikan tidak ada pengurangan anggaran untuk program pendidikan unggulan seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Saat ini, penerima KJP mencapai 707.513 siswa dengan anggaran sekitar Rp1,6 triliun. Sementara KJMU menjangkau 16.920 mahasiswa. Total alokasi keduanya mendekati Rp2 triliun.

Selain itu, lebih dari 6.000 warga menerima manfaat program pemutihan ijazah. Di sektor perlindungan sosial, 213.000 warga memperoleh bantuan melalui Kartu Lansia Jakarta, Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta, dan Kartu Anak Jakarta.

Pemprov juga menggratiskan 40 sekolah swasta serta memberikan akses gratis masuk Ancol, Ragunan, dan Monas bagi penerima KJP dan KJMU sebagai bagian dari perluasan akses pendidikan dan rekreasi.

Penguatan Layanan Kesehatan

Di bidang kesehatan, layanan diperkuat melalui 31 rumah sakit, 44 puskesmas kecamatan, dan 292 puskesmas pembantu. Dua fasilitas baru direncanakan dibangun, yakni RS Royal Batavia Cakung dan rumah sakit internasional di lahan Sumber Waras.

Program Pasukan Putih dengan 584 personel turut menjadi bagian dari penguatan layanan kesehatan berbasis komunitas.

Pemprov DKI juga mencatat langkah regulatif dengan melarang konsumsi daging anjing dan kucing, menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang menerapkan kebijakan tersebut.

Ruang Terbuka Hijau dan Infrastruktur

Sepanjang satu tahun terakhir, Pemprov DKI menyelesaikan 21 ruang terbuka hijau baru. Taman Ayodya yang menjadi lokasi acara merupakan bagian dari pengembangan ruang terbuka hijau seluas 5,6 hektare dengan lintasan jogging 1,2 kilometer.

Revitalisasi Taman Semanggi senilai Rp134 miliar juga tengah berjalan melalui skema kerja sama dengan pihak swasta tanpa membebani APBD.

Namun, Gubernur Pramono mengakui tantangan besar seperti kemacetan, banjir, dan polusi masih membutuhkan solusi berkelanjutan.

97 Persen Program Quick Win Rampung

Wakil Gubernur Rano Karno menjelaskan, pada tahun pertama pemerintahan, fokus diarahkan pada penyelesaian program Quick Win. Dari total 40 program prioritas, sebanyak 97 persen telah dituntaskan, sementara tiga lainnya masih berproses karena memerlukan waktu lebih panjang.

Ia menegaskan, fondasi pembangunan telah diletakkan untuk pelaksanaan program yang lebih terstruktur melalui APBD 2026.

Fokus Penanganan Banjir dan Transportasi

Penanganan banjir menjadi prioritas utama, termasuk normalisasi sungai dan pembebasan lahan di sejumlah titik sepanjang Sungai Ciliwung. Program serupa akan diperluas pada 2026 mencakup Sungai Cakung Lama dan Krukut, serta pengerukan di Jakarta Barat.

Di sektor transportasi, integrasi dan penambahan armada Transjabodetabek terus diperkuat dengan rute baru yang menghubungkan Jakarta dengan daerah penyangga seperti Alam Sutera, Ciputat, Bogor, Bekasi, Cengkareng, hingga Sawangan, Depok.

Dalam waktu dekat, rute Blok M–Bandara Soekarno-Hatta akan beroperasi dengan tarif Rp3.500 sebagai bagian dari strategi memperluas akses transportasi publik terjangkau.

Komitmen Pembangunan Kolaboratif

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menegaskan pembangunan dilakukan secara kolaboratif bersama DPRD, jajaran Balai Kota, serta dukungan masyarakat.

Satu tahun pemerintahan Pramono–Rano menjadi fase peletakan fondasi kebijakan yang berorientasi pada pengurangan kemiskinan, penanganan banjir dan kemacetan, serta penguatan kualitas sumber daya manusia. (mad/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |