Dedi Kusnandar Bidik Starter di Persib, Layvin Kurzawa Siap Jalani Debut di GBLA

9 hours ago 6

Ringkasan Berita

  • Dedi Kusnandar berpeluang tampil sejak menit awal usai kembali ke Persib Bandung.
  • Persib akan menjamu Malut United FC pada pekan ke-20 BRI Super League 2025/26 di Stadion GBLA.
  • Laga sarat emosi karena Malut United diperkuat sejumlah mantan pemain kunci Persib.
  • Layvin Kurzawa berpotensi menjalani debut bersama Maung Bandung.
  • Persib membidik kemenangan kandang demi menjaga posisi puncak klasemen.

Bandung (pilar.id) — Gelandang senior Dedi Kusnandar membuka peluang tampil sejak menit pertama bersama Persib Bandung setelah kembali dari masa peminjaman di Bhayangkara Presisi Lampung FC. Kesempatan tersebut terbuka saat Maung Bandung menjamu Malut United FC pada laga pekan ke-20 BRI Super League 2025/26, Jumat (6/2/2026), di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).

Pemain yang akrab disapa Dado itu mengaku antusias kembali memperkuat Persib, klub yang telah ia bela lebih dari satu dekade dan bersamanya mencatat sejarah juara back to back musim lalu. Kembalinya Dedi diharapkan menambah kedalaman dan pengalaman di lini tengah, terutama dalam upaya Persib mempertahankan posisi puncak klasemen.

Menghadapi Malut United, Persib akan berjumpa sejumlah wajah lama yang musim lalu menjadi tulang punggung tim. Nama-nama seperti David da Silva, Ciro Alves, Tyronne del Pino, hingga Gustavo Franca kini berada di kubu lawan. Meski sarat nuansa emosional, Dedi menegaskan pentingnya profesionalisme penuh selama 90 menit pertandingan.

Persib menargetkan kemenangan kandang untuk memperlebar jarak poin dari Malut United yang saat ini berada di papan atas klasemen. Dukungan publik GBLA diharapkan kembali menjadi faktor pembeda bagi Maung Bandung.

Selain kembalinya Dedi Kusnandar, perhatian publik juga tertuju pada Layvin Kurzawa, rekrutan anyar Persib yang berpotensi menjalani debutnya di laga ini. Pemain asal Prancis tersebut langsung menyita perhatian sejak didatangkan pada paruh musim, mengingat rekam jejaknya bersama Paris Saint-Germain di Ligue 1.

Kurzawa mengaku cepat beradaptasi dengan lingkungan baru di Bandung. Dukungan rekan setim serta atmosfer kota dan suporter membuatnya merasa nyaman dalam waktu singkat. Faktor fanatisme pendukung dan atmosfer stadion menjadi salah satu alasan kuat dirinya menerima pinangan Persib dan berkarier di Liga Indonesia.

Pemain berusia 33 tahun itu direkrut hingga akhir musim dan memiliki fleksibilitas posisi. Selain bek kiri, Kurzawa juga mampu bermain sebagai winger kiri maupun bek tengah sisi kiri. Kemampuan tersebut dinilai penting oleh pelatih kepala Bojan Hodak, terutama mengingat padatnya agenda Persib di kompetisi domestik dan AFC Champions League Two (ACL 2) 2025/26.

Momen perkenalan Kurzawa di stadion pun menjadi pengalaman emosional bagi keluarganya, yang menyaksikan antusiasme besar Bobotoh. Sambutan tersebut menegaskan ekspektasi tinggi publik terhadap kontribusinya bersama Maung Bandung.

Dengan kembalinya Dedi Kusnandar dan kehadiran Layvin Kurzawa, Persib Bandung kini memiliki kombinasi pengalaman dan kualitas internasional. Laga kontra Malut United bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga momentum penting untuk menjaga konsistensi performa di tengah persaingan ketat BRI Super League 2025/26. (mad/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |