Inter Milan Bidik Tiket Semifinal Coppa Italia, Torino Datang ke San Siro dengan Beban Sejarah

6 hours ago 7

Ringkasan Berita

  • Inter Milan menjamu Torino pada perempat final Coppa Italia di Stadion San Siro.
  • Nerazzurri tengah dalam performa impresif dan masih memburu gelar ganda domestik.
  • Torino datang dengan tren tandang buruk, meski sempat mencipta kejutan di fase sebelumnya.
  • Rotasi pemain diperkirakan dilakukan Inter di tengah padatnya jadwal Februari.

Monza (pilar.id) – Inter Milan melanjutkan ambisi meraih gelar ganda domestik saat menjamu Torino pada laga perempat final Coppa Italia, Rabu malam waktu setempat. Dengan posisi yang semakin kokoh di puncak Serie A dan performa stabil di Eropa, Nerazzurri memasuki fase krusial musim dengan kepercayaan diri tinggi.

Tim asuhan Cristian Chivu tidak terkalahkan dalam 11 pertandingan liga terakhir dan tampil produktif dalam beberapa pekan terakhir. Kemenangan atas Cremonese di Serie A menjadi bukti konsistensi Inter, dengan kontribusi signifikan dari kapten Lautaro Martinez dan gelandang Piotr Zielinski.

Coppa Italia Jadi Jalur Penebusan

Setelah mengalami sejumlah kekecewaan musim lalu, Coppa Italia kini menjadi salah satu prioritas Inter. Sebagai sembilan kali juara—terakhir pada 2023—Inter menunjukkan keseriusan sejak awal kompetisi musim ini dengan kemenangan telak 5-1 atas Venezia di babak 16 besar.

Laga perempat final kali ini mempertemukan Inter dengan lawan yang secara historis menguntungkan. Nerazzurri tercatat memenangkan 12 dari 13 pertemuan liga terakhir melawan Torino, termasuk tujuh kemenangan beruntun dengan agregat mencolok.

Torino Datang dengan Harapan Tipis

Di atas kertas, Torino menghadapi tantangan berat. Tim berjuluk Granata belum meraih kemenangan dalam 19 lawatan terakhir ke San Siro di semua ajang domestik. Kekalahan telak 0-5 pada pertemuan awal musim semakin mempertegas jurang kualitas kedua tim.

Namun, Torino sempat mencuri perhatian dengan menyingkirkan AS Roma di babak sebelumnya Coppa Italia. Di bawah arahan Marco Baroni, Torino membuktikan bahwa mereka mampu tampil efektif dalam format gugur, meski performa liga mereka cenderung inkonsisten.

Kemenangan besar atas Lecce di Serie A pekan lalu sedikit meredakan tekanan, tetapi menghadapi lini serang Inter yang paling produktif di Italia tetap menjadi ujian berbeda.

Rotasi dan Absennya Pemain Kunci

Dengan jadwal padat, Inter diperkirakan melakukan rotasi. Beberapa pemain pelapis seperti Stefan de Vrij dan kiper Josep Martinez berpeluang tampil sejak awal. Sementara itu, sejumlah pemain inti seperti Denzel Dumfries, Hakan Calhanoglu, dan Nicolo Barella masih absen karena cedera.

Di kubu Torino, Baroni memilih pendekatan hati-hati dengan tidak memaksakan pemain yang belum sepenuhnya fit. Beberapa nama dipastikan absen, membuat opsi rotasi menjadi terbatas, terutama di lini tengah dan belakang.

Kualitas dan Rekor Jadi Pembeda

Inter memiliki rekor sempurna melawan tim papan bawah Serie A musim ini, dengan produktivitas tinggi dan pertahanan solid. Bermain di San Siro semakin memperbesar peluang Nerazzurri untuk melaju ke semifinal, di mana Napoli atau Como telah menanti.

Meski Torino diprediksi tampil tanpa beban dan berusaha mencuri momentum, perbedaan kualitas, kedalaman skuad, serta pengalaman Inter di kompetisi domestik membuat tuan rumah tetap difavoritkan mengamankan tiket empat besar Coppa Italia. (wid)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |