Kemnaker Catat 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub, Tersebar di 32.086 Perusahaan

1 day ago 16

Jakarta (pilar.id) – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mencatat sebanyak 81.171 lowongan kerja masih aktif dan dapat dilamar melalui platform Karirhub per 4 September 2026. Kesempatan kerja tersebut tersebar di 32.086 perusahaan, sehingga pencari kerja masih memiliki peluang untuk menemukan posisi sesuai kualifikasi dan lokasi yang diinginkan.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Cris Kuntadi menjelaskan, angka 81.171 merupakan jumlah lowongan yang masih terbuka untuk dilamar, bukan keseluruhan lowongan yang pernah tercatat dalam sistem Karirhub.

“Jumlah loker yang benar-benar masih aktif dan bisa dilamar adalah 81.171 lowongan per 4 September 2026, yang tersebar di 32.086 perusahaan,” ujar Cris melalui siaran pers Biro Humas Kemnaker, Minggu (13/9/2026).

Penjelasan tersebut penting bagi pencari kerja karena data lowongan yang tercatat dalam sistem berbeda dengan jumlah posisi yang masih tersedia. Berdasarkan data Karirhub periode Januari hingga awal Agustus 2026, terdapat 310.591 lowongan kerja yang masuk ke dalam sistem.

Namun, angka 310.591 merupakan total akumulasi lowongan yang tercatat selama periode tersebut. Tidak seluruhnya masih aktif atau dapat dilamar pada saat data terbaru dihimpun.

Dengan demikian, pencari kerja perlu memperhatikan status lowongan sebelum mengajukan lamaran. Posisi yang masih terbuka dapat dipantau melalui platform resmi Karirhub Kemnaker.

Cris Kuntadi mengimbau pencari kerja agar memilih posisi yang sesuai dengan kualifikasi, lokasi, serta tenggat waktu pendaftaran. Penyesuaian tersebut diperlukan untuk meningkatkan relevansi lamaran dengan kebutuhan perusahaan.

Selain memilih posisi yang tepat, pencari kerja juga perlu menyesuaikan isi curriculum vitae (CV) atau resume dengan pekerjaan yang dituju. Dokumen lamaran sebaiknya menampilkan pengalaman, keterampilan, dan kompetensi yang berkaitan dengan persyaratan posisi.

Menurut Cris, penyesuaian CV menjadi salah satu langkah penting agar dokumen lamaran dapat menggambarkan kesesuaian kandidat dengan kebutuhan perusahaan.

“Para pencaker juga diharapkan menyesuaikan isi CV atau resume dengan posisi spesifik yang dituju agar sesuai dengan kebutuhan perusahaan,” ujarnya.

Kemnaker juga mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen. Pencari kerja diminta berhati-hati terhadap pihak yang meminta sejumlah uang atau imbalan dengan alasan biaya administrasi, pelatihan, maupun jaminan penerimaan kerja.

Proses rekrutmen resmi yang difasilitasi pemerintah tidak memungut biaya atau imbalan dalam bentuk apa pun. Karena itu, masyarakat perlu memastikan informasi lowongan dan tahapan rekrutmen berasal dari kanal resmi.

Bagi pencari kerja yang belum memenuhi persyaratan perusahaan, Kemnaker menyediakan sarana peningkatan kompetensi melalui 21 Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) yang tersebar di seluruh Indonesia.

Fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan keterampilan dan kesiapan memasuki dunia kerja. Selain pelatihan vokasi, Kemnaker juga memfasilitasi pelatihan penyusunan CV serta simulasi wawancara kerja.

Dukungan tersebut diharapkan membantu pencari kerja memperbaiki kualitas dokumen lamaran sekaligus meningkatkan kesiapan menghadapi proses seleksi perusahaan.

Pencari kerja dapat memantau dan melamar posisi yang tersedia melalui situs resmi Karirhub Kemnaker di karirhub.kemnaker.go.id. Informasi lowongan dapat ditelusuri dengan mempertimbangkan kualifikasi, lokasi pekerjaan, dan batas waktu pendaftaran.

Kemnaker mengimbau masyarakat memanfaatkan kesempatan kerja yang tersedia secara cermat, meningkatkan kompetensi apabila diperlukan, serta selalu berhati-hati terhadap informasi rekrutmen yang tidak jelas sumbernya. (hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |