Korea Youth Summit 2026 di Seoul Hadirkan Empat Speaker Global dan Umumkan Para Pemenang

4 hours ago 6

Seoul (pilar.id) – Korea Youth Summit (KYS) 2026 resmi digelar di Seoul, Korea Selatan, pada 7–10 September 2026. Memasuki edisi ketiga, program kepemimpinan pemuda global yang diselenggarakan Youth Break the Boundaries ini menghadirkan empat speaker dengan latar belakang bisnis global, hak asasi manusia, perdamaian, serta inovasi dan komunikasi lintas budaya.

Selain mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang, Korea Youth Summit 2026 mengumumkan para penerima penghargaan dalam sejumlah kategori, mulai dari Best Group, Best Idea Innovation, Best Presenter, Best Participant, hingga Best Leader. Penghargaan juga diberikan kepada peserta kategori sekolah menengah atas dan penerima Honorable Mention.

Mengusung tema “Empowering Youth Through Cultural Synergy” dan tagline “Living Culture, Lasting Legacy”, KYS 2026 dirancang sebagai ruang bagi generasi muda untuk membangun koneksi, bertukar perspektif, dan mengembangkan gagasan melalui kolaborasi lintas budaya.

Penyelenggaraan Korea Youth Summit 2026 berlangsung dalam rangkaian kegiatan yang mendorong peserta untuk mengembangkan kepemimpinan, kreativitas, inovasi, dan kontribusi sosial. Kehadiran empat speaker global menjadi salah satu bagian penting dalam memberikan wawasan kepada peserta mengenai tantangan dan peluang di dunia yang semakin terhubung.

Samer Samhoun, Founder and CEO Phoenix International Korea, hadir membawa pengalaman di bidang perdagangan global, strategi memasuki pasar, serta kemitraan lintas negara. Ia dikenal sebagai entrepreneur, international business strategist, dan keynote speaker yang juga berbagi pengetahuan mengenai strategi ekspor, kewirausahaan, serta pengembangan bisnis global melalui perannya sebagai dosen dan mentor.

Speaker berikutnya, Kim Kang-Hyuk, merupakan pembelot Korea Utara yang aktif sebagai emerging human rights and unification leader. Pengalaman hidupnya dalam perjalanan dari Korea Utara menuju Korea Selatan membentuk perhatian terhadap isu kebebasan, martabat manusia, dan perdamaian di Semenanjung Korea.

Sementara itu, Hyanghwa Kwak, mahasiswa Mechanical Engineering di University of Washington, menghadirkan perspektif mengenai kepemimpinan pemuda, pembangunan perdamaian, dan advokasi. Ia aktif melalui perannya sebagai Global Peace Youth Manager dan Creative Director of Alliance for Korea United at UW.

Perspektif inovasi digital dan komunikasi lintas budaya disampaikan Kwon Hae-suk, Founder & CEO World Dagachi. Melalui World Dagachi, ia mengembangkan platform yang menghubungkan komunitas asing dan lokal di Korea. Platform tersebut berfokus pada upaya mengurangi hambatan bahasa dan informasi melalui pemanfaatan teknologi serta kolaborasi.

Kehadiran keempat speaker tersebut memperluas pembahasan dalam Korea Youth Summit 2026, tidak hanya mengenai kepemimpinan, tetapi juga bisnis global, perdamaian, hak asasi manusia, dan pentingnya komunikasi antarbudaya.

Di sisi lain, penghargaan yang diumumkan dalam KYS 2026 menjadi bentuk apresiasi terhadap peserta yang menunjukkan kemampuan dalam inovasi, kepemimpinan, presentasi, partisipasi, dan kerja kelompok.

Berdasarkan keputusan panitia Korea Youth Summit 2026, Group 1 yang terdiri dari Josephin Seraphin, Dominique Barksdale, Nur Safi Nabilah Binti Laja Hassan, Yousef Qaroos, dan Mariam Elawadi meraih penghargaan Best Group.

Untuk kategori Best Idea Innovation, Group 2 yang beranggotakan Srinevetha Asaithambi Rajalakshmi, Do Cao Thuy Vy, dan Forkulitsa Olesia menempati posisi pertama.

Posisi kedua Best Idea Innovation diraih Group 3 yang terdiri dari Huang Weiye, Liu Jiangnan, Wang Hao, Cui Manjin, dan He Jiaxin. Sementara itu, Group 4 yang beranggotakan Tian ZhenJia, Liao Lihui, Xiao Yan Liu, dan Wang Zhaokun meraih posisi ketiga.

Pada kategori Best Presenter, penghargaan diberikan kepada Xiao Yan Liu, Wang Hao, dan Joseph Hahmmin Kang. Srinevetha Asaithambi Rajalakshmi dinobatkan sebagai Best Participant, sedangkan Dominique Barksdale meraih penghargaan Best Leader.

Korea Youth Summit 2026 juga memberikan penghargaan Best Idea Innovation untuk kategori sekolah menengah atas. Penghargaan tersebut diraih Syira Rafilah Putri Suratman, Azalea Raihanah Adiva, Qotrunnada Nafiza Husna, Gelsy Zhynee Rayfani, dan Andi Raudatul Jannah Salsabila.

Adapun Joseph Hahmmin Kang menerima penghargaan Honorable Mention.

Daftar penerima penghargaan tersebut tercantum dalam keputusan resmi Korea Youth Summit 2026. Surat Keputusan (SK) mengenai pemenang diterbitkan oleh sekretariat KYS 2026 dan menjadi dasar pengumuman penghargaan.

Chairman Korea Youth Summit 2026, Muhammad Aldi Subakti, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah berkontribusi dalam penyelenggaraan summit. Menurutnya, semangat dan kontribusi peserta menjadi bagian penting dalam menjadikan program tersebut sebagai pengalaman yang bermakna.

Muhammad Aldi Subakti juga berharap ide dan jejaring yang terbentuk selama program dapat terus berkembang menjadi kolaborasi yang memberikan dampak positif setelah Korea Youth Summit 2026 berakhir.

Korea Youth Summit 2026 mempertemukan generasi muda dari berbagai latar belakang untuk membangun koneksi dan mengembangkan gagasan bersama. Melalui tema “Empowering Youth Through Cultural Synergy”, program ini menempatkan kolaborasi lintas budaya sebagai bagian penting dalam membentuk pemimpin muda yang mampu berkontribusi di tingkat global.

Dengan semangat “Living Culture, Lasting Legacy”, Youth Break the Boundaries terus mendorong generasi muda untuk mengubah pengalaman, pengetahuan, dan gagasan menjadi kontribusi yang bermakna bagi masyarakat global.

Informasi lebih lanjut mengenai Korea Youth Summit tersedia melalui situs resmi www.koreayoutsummit.com, sedangkan informasi mengenai Youth Break the Boundaries dapat diakses melalui www.youthbreaktheboundaries.com. (ret/hdl)

Read Entire Article
Bansos | Investasi | Papua | Pillar |