Singapura (pilar.id) – Singapura akan menjadi lokasi world premiere atau pemutaran perdana dunia pameran The Story of Studio Ghibli pada 18 Desember 2026. Menghadirkan 12 dunia berukuran nyata yang terinspirasi dari film-film ikonis Studio Ghibli, pameran imersif ini akan berlangsung di Gardens by the Bay hingga 4 Juli 2027.
Tiket The Story of Studio Ghibli kini telah tersedia melalui Klook, mitra penjualan tiket resmi pameran di Singapura. Penggemar yang membeli tiket dewasa selama periode Early Bird, mulai 12 September hingga 17 Desember 2026, berkesempatan memperoleh hadiah eksklusif edisi terbatas selama persediaan masih tersedia.
Pameran ini akan menempati area hampir 3.500 meter persegi di Gardens by the Bay, Singapura. Luasan tersebut menjadikan edisi Singapura sebagai penyelenggaraan The Story of Studio Ghibli terbesar hingga saat ini.
Pengunjung akan diajak masuk ke berbagai dunia yang terinspirasi dari film-film Studio Ghibli, antara lain Nausicaä of the Valley of the Wind, My Neighbor Totoro, Kiki’s Delivery Service, Princess Mononoke, Spirited Away, Howl’s Moving Castle, dan The Boy and the Heron.
Diproduksi oleh TSUKURU, INC. dan M Experience, dengan dukungan Singapore Tourism Board, pameran ini dirancang untuk menghadirkan pengalaman yang tidak hanya dapat dilihat, tetapi juga dijelajahi secara langsung.
Salah satu daya tarik utama The Story of Studio Ghibli adalah 12 dunia berukuran nyata yang membawa pengunjung lebih dekat dengan adegan dan karakter dari film-film Studio Ghibli. Pengunjung dapat bertemu dengan Ohmu dari Nausicaä of the Valley of the Wind, berdiri di samping Totoro sambil menunggu Catbus, serta menjelajahi jalanan misterius dalam Spirited Away.
Pameran ini juga akan menghadirkan replika tiga dimensi rumah pemandian ikonis dalam Spirited Away dengan tinggi mencapai delapan meter. Instalasi tersebut menjadi salah satu pengalaman yang untuk pertama kalinya dihadirkan di dunia dalam rangkaian The Story of Studio Ghibli.
Berbagai instalasi multimedia interaktif akan ditempatkan di sepanjang area pameran. Melalui pendekatan tersebut, pengunjung tidak hanya menyaksikan kembali adegan-adegan dari film, tetapi juga merasakan suasana dan emosi yang menjadi bagian penting dari cerita.
The Story of Studio Ghibli dirancang bagi penggemar lama maupun generasi baru. Pameran ini mengajak pengunjung menyelami lebih dalam karya Studio Ghibli, melampaui sekadar seni visual dan materi produksi yang selama ini dikenal melalui film-filmnya.
Studio Ghibli didirikan pada 1985 oleh Isao Takahata, Hayao Miyazaki, dan Toshio Suzuki. Dalam perkembangannya, studio animasi tersebut dikenal luas melalui karya-karya yang menghadirkan kisah penuh imajinasi, karakter berkesan, serta nilai-nilai kemanusiaan yang tetap relevan lintas generasi.
Tema kreativitas, ketangguhan, kepedulian terhadap lingkungan, keberanian, dan harapan turut menjadi bagian dari pengalaman yang ditawarkan. Penyelenggara juga tengah mengembangkan berbagai inisiatif edukasi dan kesempatan belajar untuk memperdalam keterlibatan pengunjung terhadap tema-tema tersebut.
CEO M Experience Sean Lim menjelaskan bahwa The Story of Studio Ghibli dirancang sebagai pengalaman yang mengajak pengunjung terhubung dengan kisah, emosi, dan nilai-nilai yang dihadirkan dalam film-film Studio Ghibli.
Menurut Sean, pameran ini tidak sekadar menampilkan adegan ikonis, melainkan membawa pengunjung masuk ke dalam dunia cerita melalui 12 instalasi imersif yang direka ulang.
Sementara itu, Director of Leisure Events Singapore Tourism Board, Ms Guo Teyi, menyambut penyelenggaraan world premiere The Story of Studio Ghibli di Singapura. Ia menilai pameran berskala besar tersebut akan memperkaya pilihan pengalaman kelas dunia yang ditawarkan Singapura kepada pengunjung.
Kehadiran pameran ini sekaligus memperkuat posisi Singapura sebagai destinasi gaya hidup dan hiburan di kawasan Asia Tenggara, dengan menghadirkan pengalaman yang dapat dinikmati oleh pengunjung dari berbagai kelompok usia.
Bagi penggemar Studio Ghibli, pameran ini menawarkan kesempatan untuk merasakan kembali dunia film-film favorit melalui pengalaman langsung. Mulai dari suasana hutan dalam My Neighbor Totoro hingga dunia penuh misteri dalam Spirited Away, pengunjung akan menemukan berbagai instalasi yang menghidupkan imajinasi khas Studio Ghibli.
Berikut informasi lengkap mengenai The Story of Studio Ghibli di Singapura:
- Lokasi: Gardens by the Bay, West Lawn, 18 Marina Gardens Drive, Singapore 018953.
- Periode pameran: 18 Desember 2026 hingga 4 Juli 2027.
- Jam operasional: Setiap hari, pukul 10.00–19.00 waktu Singapura.
- Penjualan tiket: Klook sebagai mitra penjualan tiket resmi.
- Periode Early Bird: 12 September hingga 17 Desember 2026.
- Hadiah Early Bird: Hadiah eksklusif edisi terbatas untuk setiap tiket dewasa yang memenuhi ketentuan, selama persediaan masih tersedia.
Dengan pembukaan pada 18 Desember 2026, The Story of Studio Ghibli di Gardens by the Bay menjadi agenda yang patut diperhitungkan bagi pencinta animasi, wisatawan, dan keluarga yang ingin menikmati pengalaman imersif berskala besar di Singapura. Tiket Early Bird telah tersedia, sehingga pengunjung dapat mulai merencanakan kunjungan sebelum pameran dibuka. (ret/hdl)

4 hours ago
6













































